4 Komentar

Do’a minta kecukupan rezeki

do'a minta rezeki

do'a minta rezeki

Dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajariku sebuah doa. Andaikan aku memiliki utang (emas) sebesar Gunung Tsabir, Allah pasti akan memudahkanku untuk melunasinya.”

Kemudian, beliau membaca doa di ini:

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

(HR. Turmudzi; dinilai sahih oleh Al-Albani)

disadur dari http://bit.ly/l0arE0

Do’a minta Rezeki

4 comments on “Do’a minta kecukupan rezeki

  1. Alhamdullillah..saya seneng sekali dapat ikut dalam berlangganan doa setiap harinya

  2. Mohon maaf sekedar ikut nimbrung dan berbagi amalan doa sehari-hari

    Doa Untuk Memohon rezeki

    Doa mohon agar selalu diberi kemudahan dan kelancaran dalam mencari rezeki. Dengan rezeki yang baik.
    Bacaannya :

    Doa Mohon Keluasan Rejeki :

    فَتَقَبَّلَها رَبُّها بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَ أَنْبَتَها نَباتاً حَسَناً وَ كَفَّلَها زَكَرِيَّا كُلَّما دَخَلَ عَلَيْها زَكَرِيَّا الْمِحْرابَ وَجَدَ عِنْدَها رِزْقاً قالَ يا مَرْيَمُ أَنَّى لَكِ هذا قالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللهِ إِنَّ اللهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشاءُ بِغَيْرِ حِسابٍ

    Fataqobbalahaa robbuhaa biqobuulin hasaniw wa ambatahaa nabaatan hasanaw wakaffalahaa zakariyyaa, kullamaa dakhola ‘alaihaa zakariyyal mihrooba wajada ‘indahaa rizqoo, qoola yaa maryamu annaa laki haadzaa, qoolat huwa min ‘indillaah, innallooha yarzuqu may yasyaa’u bighoiri hisaab.

    Maka diterimalah (permohonannya itu) oleh Tuhannya dengan penerimaan yang baik. Dan Dia pertumbuhkan dia dengan pertumbuhan yang baik. Dan mengasuh akan dia Zakaria. Tiap-tiap masuk Zakaria ke tempatnya di mihrab, didapatinya ada makanan di sisinya. Berkata dia: wahai Maryam Dari mana engkau dapat ini ? Dia menjawab. dia adalah dari Allah, karena sesungguhnya Allah memberikan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dengan tidak berkira. (Al-Imran:37).

    Doa Nabi Isa mohon curahan rejeki :

    رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لأوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيرُ الرَّازِقِينَ

    Rabbana anzil ‘alainaa maa idhatamminassamaa itakuunulana ‘iidhalliauwalina wa aakhirinaa wa aayatammingka war zhuqna wa anta khairurraazhikiin

    Ya tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki Yang Paling Utama. (Al-Ma’idah:114).

    Doa Nabi Sulaiman mohon ampunan dan keluasan rejeki :

    قالَ رَبِّ اغْفِرْ لى وَهَبْ لى مُلْكاً لا يَنْبَغى لأَحَدٍ مِنْ بَعْدى إِنَّكَ أَنْتَ الوَهَّابُ

    Qoola rabbighfirli wahabli mulka la yambaghili ahadhim mim ba’dhi innaka antal wahhaab

    Ia berkata, Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi. ( Shaad:35).

    Doa Ayat Seribu Dinar :

    وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا ()وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

    Wamayyataqillaha yajj’allahuu makhrojaa. Wayarzuqhu min haitsu laa yahtasib, wamayyatawakal alallahi fahuwa hasbuhuu. Innallaha baalighul amrih. Qod ja’alallahu likulli syai’ain qodroo.

    Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (Q.S. at-talaq:2-3).

    Boleh dibaca setiap hari, baik setelah shalat wajib, atau di waktu senggang yang lainnya, secara langgeng (rutin). Lebih baik jika dibaca setelah shalat hajat dan shalat dhuha.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.480 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: