Tinggalkan komentar

Ideologi Islam

home > about us > Ideologi Islam

| Islam Ideologi | Permasalahan umat | Menggenggam Islam | Solusi umat Islam | Wawasan Islam |

Bilal, seorang budak dan sahabat awal yang bersyahadat di hadapan Muhammad. Ia tdk melepaskan Iman Islamnya bahkan ketika hampir mati disiksa oleh majikannya, yang menyuruhnya kembali menyembah berhala. Sudahkah kita genggam iman Islam sebagaimana Bilal menggenggamnya?
Lalu apakah kiranya yang digenggam oleh Bilal sehingga ia berkeras pada tauhidullah dengan berkata ‘ahad…. Ahad… Ahad…’ yaitu pernyataan diri untuk tetap bertauhid walau disiksa oleh majikannya, ditelentangkan di pasir yang panas dan di tindih dgn batu yang besar? (ref: kartun the last prophet) … Padahal ia baru bersyahadat, belum lengkap semua ayat qur’an dan hadits saat itu.. Kawan.. Itulah yang dinamakan dgn akidah aqliyyah.. Suatu pengetahuan tentang keEsaan Allah Yang menghujam ke dalam dada bilal, masuk ke dalam hati fikiran dan rasanya, begitu logis dan diterima oleh akal sehatnya. Maka marilah kita hadirkan Iman Islam dalam hati dan akal kita, sebagai Isu sentral yang kita pegang teguh.. Yaitu prinsip yang kita genggam, sehingga bukan hanya menjalankan agama sebagai ritual. Sebagaimana sayyidina Bilal mempertahankannya.. Bahkan sebelum perintah sholat pun diturunkan..

Islam mengatur semua sisi kehidupan manusia, mulai dari bangun tidur sampai bangun negara. Aspek politik sosial hukum ekonomi sampai pertanahan. Mulai masuk wc sampai masuk liang kubur. Urusan pribadi, keluarga, jamaah dan bernegara.
Jika ada seorang Islam yang berkesulitan dalam menghadapi permasalahan hidupnya, maka bukanlah itu terjadi karena ketidaksempurnaan Islam, tapi tdk lain adalah keterbatasan ilmu ybs dalam menggali ilmu Islam itu.
Islam, sebagai agama, sandaran iman dan cara hidup, sebegitu luas cakupan ilmunya sampai ketika kita mencoba untuk mendalaminya, maka perasaan yang timbul adalah makin tidak tahu apa-apa. Misalnya ketika kita mulai ingin belajar baca qur’an yg benar, maka kita tersadar belum belajar bahasa arabnya. Ketika kita belajar fikih ibadah, kita tersadar belum tau apa2 tentang fikih muamalah. Waktu mulai belajar tafsir qur’an, sdh terbayang berapa banyak hadits yang belum kita pelajari..
At least mari kita bersemangat untuk menjalani hidup ini dengan bersandar pada syariat islam. Karena muslim terlahir di Dunia bertujuan untuk menjalankan perintah Allah, agar berat timbangan kebaikan kelak ketika di hisab sebelum masuk ke alam kekal. Dan Rasulullah telah mewarisi kita dengan Alquran dan hadits sebagai pedoman selama hidup di Dunia. If u are a moslem, no question about it.. kalau kelak di akhirat mau aman, maka genggamlah Islam sepenuhnya.. Bukan sekedar ritualnya, tapi juga cara hidupnya. Sehingga kita menggenggam islam sebagai ideologi.. Yaitu sesuatu yang menjadi landasan pemikiran, keyakinan dan dasar untuk setiap pengambilan pilihan dan keputusan dalam hidup.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.159 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: