Tinggalkan komentar

Permasalahan Umat Islam

home > about us > Permasalahan Umat Islam

Islam Ideologi | Permasalahan umat | Menggenggam Islam | Solusi umat Islam | Wawasan Islam |

#penjabaran ideologi islam dalam retorika, mencari Solusi atas kacau-balaunya dunia#

Seluruh masyarakat Indonesia khususnya dan dunia umumnya, sedang Pusing.. karena semua kalangan sedang mengeluhkan hal yang serupa. Degradasi moral, korupsi merajalela, kriminalitas dan maksiat meningkat, kelaparan, kemiskinan, resesi ekonomi, mahalnya pendidikan dan kesehatan, sampai ke memuncaknya arogansi sekutu, dllsb. Apa sih yang terjadi sebenarnya? kemana fungsi Agama yang bisa menghindarkan manusia dari kekacauan? Something BIG is going wrong..

Ya.. semuanya pusing. sebagaimana pusingnya orang laper yang belum makan, orang buang hajat yang belum ke WC, orang haus yang belum minum, intercourse yang belum tuntas, pekerjaan yg belum selesai dll. Manusia di semua kalangan, semua level keimanan, semua tingkat ekonomi, dan semua profesi, ramai-ramai berkeluh kesah tentang kepusingan ini. Seolah semua lupa mencari solusinya, dan sibuk mengeluh. artikel ini ingin membantu melihat ULTIMATE SOLUTION bagi permasalahan ini.

Semua perkara menjadi selesai ketika dituntaskan. Setidaknya menjadi clear ketika ada arah menuju penyelesaiannya. Kepusingan ini tidak lain dikarenakan tidak adanya sesuatu yang menjadi solusi. Sedangkan solusi harus didapatkan dari sesuatu yang mutlak kebenarannya, bisa diterima akal, fikiran dan rasa. Sebagai pemeluk agama Islam, maka selayaknya kita mempercayai bahwa Islam adalah cara hidup yang sebegitu lengkap dan sempurna, sehingga bisa menjadi solusi ampuh jika dijalankan.

Lalu kemudian…

Jika kita berbicara kehidupan berIslam, kita bertanya pada diri, sudah sejauh mana islam ini di jalankan. Jika kita sudah menjalankan ibadah ritual, lalu sejauh mana kita menjalankan muamalah (hubungan antar manusia) yang justru perkara ini yang kita hadapi dari bangun sampai tidur lagi, dari cara masuk ke WC, cara mendidik anak, bergaul dengan tetangga, cara berjual beli, sampai perkara ekonomi dan politik. Jawabannya hampir semua seragam.. kita baru menjalankan ritual. Bagaimana islam akan menyelesaikan permasalahan hidup, jika banyak hal yang kita jalankan di luar dari cara2 islami.

- APA SOLUSINYA -

Di sini kita deteksi bahwa hampir semua sendi kehidupan sedang berada jauh sekali dari syariat Islam. Padahal kita tahu, bahwa seorang islam, berkewajiban untuk menjalankan syariat Islam. Banyak hal yang WAJIB yang belum kita laksanakan.

Sekarang, bisakah kita menjalankan syariat Islam secara TUNTAS? mulai dari perbankan 100% bebas riba (seringan-ringannya dosa riba seperti berzinah dengan ibu sendiri), distribusi kesejahteraan yang merata, politik yang syar’ie, hukum preventif seperti qishos, potong tangan, cambuk, rajam yang jitu menekan kriminal, bisakah? jawabannya BELUM BISA. karena dunia kini sedang berkiblat kepada syariat Non Islam.

Lalu setelah kita deteksi masalahnya, kita cari akar masalahnya. Terlihatlah sekarang, bahwa ada satu hal yang menjadi SYARAT tegaknya syariat Islam. yang ketika satu hal ini tidak dilaksanakan, maka kewajiban syariat islam ini tidak mungkin dijalankan. Apakah itu? tentu saja syariat ini bisa dijalankan jika orang islam bersatu dulu, punya pemimpin 1, sebagaimana zaman Rosulullooh, dan kekhalifahan kulafaur rasyidin dahulu, yang menjadikan Islam sebagai kiblat hukum dan pedoman hidup. Nah, dengan mengetahui akar masalahnya, maka ketika kita bicara Islam dan permasalahannya, kita sudah bisa berbicara apa SOLUSInya. Pemenuhan syarat inilah yang menjadi SOLUSINYA. Inilah dia sodara-sodara..

     jreng jreeeng…

DAULAH ISLAMIAH (atau Negara Islam atau KeKhilafahan..   )

tretekdung    cessss….

yaitu suatu kondisi bernegara, yang memungkinkan umat islam seluruh dunia bersatu, dan menaungi berjalannya syariat islam 100% .

Ketika syarat ini belum ditegakkan, maka seluruh umat Islam lah yang wajib mengusahakannya. Wajib karena kewajiban lain bisa dijalankan apabila ia tegak. Sebagaimana wajibnya wudhu, ketika kita berwudhu sebagai syaratnya sholat. sebagaimana wajibnya ijabqobul sebagai syarat sahnya nikah, dan lain-lain.

Khilafah pernah ditegakkan oleh orang-orang yang menjalankan syariat Islam 100%, dan runtuh ketika ada di tangan orang yang tidak menjalankannya 100%. Maka jika kita ingin sistem ini kembali berjalan, tugas kita adalah menjadi pribadi yang siap untuk menjalankan Islam  100%, dan menularkannya.

keKhilafahan…, ketika seseorang mendengarkan kata kekhilafahan, macam-macam reaksinya. ada yang bilang, “basi banget sih?”, “kampungan, masa sistem dulu mau dipake sekarang, manabisa?”,” yang bener aja, orang bodoh kumuh masa mau jalanin negara”,”wah teroris mau bikin negara. hihihi”, “duuh.. itu mah masih jauh banget kali..”, “ente mau jadi separatis? kemana artinya kesaktian pancasila?”  lalu sikap kita adalah memahami bahwa pemikiran itu hasil propaganda barat . Adalah logika umum kalau barat khawatir akan tegakya kekhalifahan itu. Mereka terancam dengan keberadaan Islam yang berkuasa, seperti dulu sempat menjadi kekuatan besar yang tidak ada tandingannya, selama berabad-abad. Maka jika ada teman kita orang islam belum menerima konsep kekhalifahan, tugas kita menyadarkan untuk membuang faham kufur, dan membangunkannya dari tertidurnya ideologi islam dalam kehidupannya.

Percaya akan tegaknya kekhilafahan berarti mempercayai hadits yang bermakna Islam akan tegak kembali di akhir zaman. Menegakkan kekhilafahan, berarti mempersiapkan sistem yang akan dipimpin oleh Imam Mahdi yang kelak akan turun menyempurnakan ketentraman dunia. Berjuang menjalankannya, berarti mengemban kewajiban untuk menjalankan perintah Allooh dan Rosulullooh.

Yang perlu menjadi fokus kita adalah, bagaimana menjadi bagian dari penegakkan negeri Islam ini, sehingga tujuan utama yang tadi di awal, yaitu penegakan berjalannya syariat islam bisa TUNTAS.

Jika kita membawa isu khilafah ketika bicara Islam, maka bicara kita ada ujungnya, ada solusinya, dan ada penyelesaiannya. Seperti memberi makan pada orang yang lapar, seperti mengantarkan orang yang ingin buang hajat ke WC, seperti mencarikan pasangan bagi seorang bujang yang gundah gulana….  TUNTASlah kebutuhannya … :)

Dalil Tentang Wajibnya Khilafah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.373 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: