- “Tali keimanan yang paling kuat adalah loyalitas kepada Allah, dengan mencintai dan membenci (segala sesuatu) hanya karena-Nya.”
- “Tidak ada hari yang matahari terbit dan tenggelam yang lebih baik dari HARI JUM’AT…. Hari Jumat adalah untuk kita, Yahudi hari Sabtu dan Nasrani hari Ahad. Sesungguhnya pada hari (jum’at) itu ada satu waktu, tidaklah seorang mukmin mendapati waktu tersebut, ia shalat dan meminta sesuatu kepada Allah ‘azza wajalla kecuali pasti akan diberikan.”
- “Sesungguhnya umatku yg bangkrut adalah orang yg pada hari kiamat datang dengan membawa pahala shalat, puasa dan zakat, tetapi dia (salah satunya) memakan harta orang lain. Pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang blm dipenuhi. Lalu, dosa dari setiap orang dr mereka diambil untuk dibebankan kpd orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.”
- “Tangan di atas (memberi) itu lebih baik daripada tangan di bawah (meminta). Mulailah (pemberian nafkah itu) dari orang yg menjadi tanggunganmu, dan sebaik-baik sedekah adalah dari harta orang yang berkecukupan.”
- “Seorang muslim adalah saudara muslim yang lain. Dia tidak mendzaliminya, tidak mengkhianatinya dan tidak merendahkannya. Takwa itu ada di sini, sembari beliau menunjuk ke arah dadanya sebanyak tiga kali. Cukuplah seseorang dikatakan buruk perangai, ketika dia merendahkan saudaranya sesama muslim. Setiap muslim haram darah, kehormatan dan hartanya atas muslim yang lain.”
- “Sesungguhnya, ada sebagian dosa yang tidak bisa terhapus oleh ibadah shaum atau shalat.” Ditanyakan ke beliau, “Apa yang dapat menghapuskannya, ya Rasulallah?” Jawab Rasul, “BEKERJA mencari nafkah penghidupan.”
- Rasulullah saw bersabda, “Bersegeralah kalian untuk melakukan amal-amal shalih, karena akan terjadi suatu bencana yang menyerupai malam yang gelap gulita dimana ada seorang pada waktu pagi hari beriman tapi waktu sore ia kafir. Pada waktu sore hari ia beriman tapi waktu pagi ia kafir. Ia rela menukar agamanya dengan sedikit keuntungan dunia.”
- “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari fitnah neraka dan azab neraka, fitnah kubur, azab kubur, fitnah kekayaan, fitnah kefakiran, dan fitnah ad Dajjal.”
- “Barangsiapa senang untuk bertemu dengan Allah, maka Allah juga senang untuk bertemu dengannya. Barangsiapa tidak senang untuk bertemu dengan Allah, maka Allah juga tidak senang untuk bertemu dengannya.”
- “Sungguh Allah akan mencabut rasa takut pada hati musuh kalian dan sungguh Allah akan menghunjamkan pada hati kalian penyakit wahn.” Seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah wahn itu?” Beliau saw menjawab, “Cinta kepada dunia dan takut mati.”
- “Janganlah menganggap rizki kalian lambat turun. Sesungguhnya, tidak ada seorang pun meninggalkan dunia ini melainkan setelah sempurna rizkinya. Carilah rizki dengan cara yang baik (dengan) mengambil yang halal dan meninggalkan perkara yang haram.”
- “Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkannya menempuh jalan ke surga”
- “Tidaklah sekali-kali engkau diberi umur panjang lalu kamu beramal sholih melainkan akan bertambah derajat dan kemuliaanmu.”
- “Malaikat Jibril membisikkan ke hatiku, bahwa suatu jiwa tidak akan mati hingga telah sempurna rizkinya. Karena itu, bertaqwalah kepada Allah dan carilah (rizki) dengan cara yang baik (halal) dan hendaklah lambatnya rizki tidak mendorong kalian untuk mencarinya dengan bermaksiyat kepada Allah, karena sesungguhnya keridhaan Allah tidak akan bisa diraih kecuali dengan ketaatan kepada-Nya.”
- “Sebaik-baik kalian adalah yang paling panjang umurnya dan paling baik amalnya.”
- “Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.”
- “Org yg selalu mbaca istighfar, Allah akan hilangkan keresahan yg ia rasakan, melapangkan kesempitan yg menimpanya & akan memberikan rizki tanpa disangka-sangka”
- Seorang laki-laki bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah yang bagaimana yang paling besar pahalanya?” Beliau SAW menjawab, “Yaitu kamu bersedekah saat sehat, pelit, takut miskin dan berangan-angan untuk menjadi hartawan yang kaya raya.”
- “Kekayaan sebenarnya bukanlah banyaknya harta, akan tetapi kekayaan itu adalah kaya hati.”
- “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kekayaanmu berlimpah sedemikian banyaknya yang membuatnya takut, karena tidak akan ada orang yang mau menerima zakatnya dan orang yang kepada siapa zakat itu akan diberikan, akan menjawab, ‘aku tidak membutuhkannya.”
- “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari fitnah neraka dan azab neraka.. aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kubur.. aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur.. aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kekayaan.. aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kefakiran dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah ad Dajjal.”
- “Barangsiapa mengumpulkan harta dengan tidak wajar (tidak benar) maka Allah akan memusnahkannya dengan air (banjir) dan tanah (longsor).”
- “Barangsiapa mengumpulkan harta dengan tidak wajar (tidak benar) maka Allah akan memusnahkannya dengan air (banjir) dan tanah (longsor).”
- “Sesungguhnya Allah SWT membenci orang yang berhati kasar, sombong, angkuh, bersuara keras di pasar-pasar (tempat umum) pada malam hari serupa bangkai dan pada siang hari serupa keledai, mengetahui urusan-urusan dunia tetapi jahil (bodoh) urusan akhirat.”
- “Aku takut dunia dibentangkan untuk kalian seperti halnya dibentangkan pada orang sebelum kalian, lalu kalian berlomba-lomba meraihnya sebagaimana mereka juga berlomba-lomba, lalu dunia itu membinasakan kalian seperti halnya mereka binasa.”
- “Akan datang pada manusia suatu zaman, ketika seseorang harus memilih antara kelemahan dan kemaksiatan. Maka barangsiapa mengalami zaman itu, hendaklah dia memilih kelemahan daripada kemaksiatan.”
- “Mayit itu diikuti oleh tiga; dua kembali dan satu yang tetap bersamanya. Dia diikuti keluarganya, hartanya dan amalnya. Keluarga dan hartanya kembali, sementara amalnya tetap bersamanya.”
- “Nabi Sulaiman diberi pilihan antara harta, kerajaan atau ilmu. Maka Sulaiman memilih ilmu. Lalu dengan ilmu itu (akhirnya) ia diberi kerajaan dan harta.”
- Dari Ali R.A.: “Pelajarilah ilmu karena sesungguhnya ia hiasan bagi orang kaya dan penolong bagi orang fakir.”
- “Saling berlaku jujurlah dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta.”
- Ali r.a.: “Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjagamu sedangkan kamulah yang menjaga harta. Ilmu itu hakim sedangkan harta yang akan dihakimi. Telah mati para penyimpan harta dan tersisalah para pemilik ilmu walaupun diri-diri mereka telah tiada, akan tetapi mereka tetap ada di hati manusia.”
- “Dunia itu diberikan kepada 4 golongan : ke 4. Dan seorang hamba yang tidak diberi harta maupun ilmu, lalu dia mengatakan, ‘seandainya aku memiliki harta, aku akan berbuat seperti perbuatan fulan’. Maka dengan niatnya itu dosa mereka berdua sama.”
- “Dunia itu diberikan kepada 4 golongan : 3. Seorang hamba yang Allah beri harta namun tidak dikaruniai ilmu, sehingga dia gunakan hartanya tanpa ilmu. Dia tidak bertakwa kepada Rabbnya dalam hartanya itu, tidak menggunakannya untuk menyambung tali kekerabatan, dan tidak pula mengetahui hak Allah dalam hartanya. Maka dia berada pada derajat yang paling hina di sisi Allah.”
- Watch “Nature by Numbers” on YouTube
- “Dunia itu diberikan kepada 4 golongan : 1.. 2. Seorang hamba yang Allah karuniakan ilmu namun tidak diberi harta, dia adalah seorang yang benar niatnya. Dia katakan, ‘seandainya aku memiliki harta, aku akan beramal seperti amalan fulan. Maka dengan niatnya itu pahala mereka sama.”
- “Dunia itu diberikan kepada 4 golongan : 1. Seorang hamba yang Allah anugerahi harta dan ilmu, maka diapun bertaqwa kepada Rabb-nya, menggunakan hartanya untuk menyambung tali kekerabatan dan mengetahui bahwa Allah memiliki hak dalam hartanya itu, maka dia berada pada derajat yang paling mulia di sisi Allah.”
- Training keluarga SAMARA plus paket honeymoon belitung
- “Tidak mengapa kaya bagi orang yang bertakwa. Dan sehat bagi orang bertakwa itu lebih baik dari kaya..”
- “Barangsiapa mengumpulkan harta dari yang haram lalu dia menyedekahkannya, maka tidak ada pahala baginya dan bahkan mendapat dosa.”
- “Janganlah kamu mengagumi orang yang memperoleh harta dari yang haram. Sesungguhnya bila dia menafkahkannya atau bersedekah maka tidak akan diterima oleh Allah dan bila disimpan hartanya tidak akan berkah. Bila tersisa hartanya akan menjadi bekalnya di neraka.”
- “Apa yang sedikit tetapi mencukupi lebih baik daripada banyak tetapi melalaikan.”
- “Sesungguhnya orang-orang yang mengelola harta Allah dengan tidak benar maka bagi mereka api neraka pada hari kiamat.”
- “Pada akhir zaman kelak manusia harus menyediakan harta untuk menegakkan urusan agama dan urusan dunianya.”
- “Barangsiapa mengambil harta manusia dan ingin membayarnya, maka Allah akan (menolong) untuk membayarnya.”
- “Sebaik-baik harta adalah harta yang dimiliki oleh hamba yang shalih.”
- Hadits : “Rasa takut terhadap manusia jangan sampai menghalangi kamu untuk menyatakan apa yang sebenarnya jika memang benar kamu melihatnya, menyaksikan atau mendengarnya.”
- Tour inspiratif Laskar Pelangi 17-19 Mei 2012
- “Perumpamaan orang yang mengajarkan KEBAIKAN kepada orang dan melupakan dirinya sendiri adalah bagaikan lentera (lilin) yang menerangi orang, sementara dia sendiri terbakar.”
- “Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiga perkara bagi kalian, yaitu banyak berbicara, menyia-nyiakan harta dan banyak bertanya (dalam perkara yg tidak perlu ditanyakan).”
- Rasulullah saw bersabda, “Penghuni neraka ada lima.. diantaranya, seorang yang senantiasa memperdayamu di waktu Pagi dan Sore terhadap keluargamu dan hartamu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa mengambil hak seorang muslim dengan sumpahnya, maka Allah telah mewajibkan neraka baginya dan mengharamkan syurga atasnya.” Seseorang bertanya, “Walau itu sedikit ya Rasulallah?” Beliau menjawab, “Walau hanya sepotong kayu arak (sejenis kayu siwak).”
- Rasulullah saw bersabda : “Barangsiapa yang menunjukkan kepada KEBAIKAN maka baginya pahala seperti pahala orang yang melakukannya.”
- Rasulullah saw bersabda : “Allah memberikan HIDAYAH kepada seseorang dengan perantaraan kamu adalah lebih baik bagimu daripada seekor unta merah yang kamu miliki.”
- Rasulullah saw bersabda : “Kalian harus menjauhi DUSTA, karena dusta akan bersama dengan kejahatan, dan keduanya ada di neraka.”
- Rasulullah saw bersabda : “Barangsiapa BERDUSTA terhadapku (atas namaku) maka hendaklah ia persiapkan tempat duduknya di neraka.”
- Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya DUSTA itu akan mengantarkan pada kejahatan, dan kejahatan akan mengantarkan ke neraka. Jika seseorang membiasakan diri dalam kedustaan maka akan dicatat di sisi Allah sebagai PENDUSTA.”
- Telah datang seorang laki-laki kepada Rasulullah saw. dan bertanya, “Wahai Rasulullah, apa pendapat Anda bila ada orang yang hendak merampas hartaku?” Beliau menjawab, “Maka jangan engkau berikan hartamu!”
- Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja melihat kemungkaran hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya, jika tidak mampu dengan lisannya, jika tidak mampu dengan hatinya…”
- Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja melihat kemungkaran hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya, jika tidak mampu dengan lisannya, jika tidak mampu dengan hatinya…”
- Rasulullah saw bersabda, “Akan datang sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberi petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk dari bangkai.”
- Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang menyaksikan penguasa yang jahat, menghalalkan yang diharamkan Allah, melanggar batasan-Nya, menyalahi sunnah Rasulullah saw., berbuat kepada manusia dengan dosa dan kesewenangan, dan tidak mengubahnya dengan perbuatan atau ucapan, maka Allah berhak memasukkannya ke dalam neraka.”
- Rasulullah saw bersabda : “Siapa saja yang tidak berserikat dengan mereka (penguasa dzalim), tidak membantu kedzaliman mereka, dan tidak membenarkan kedustaan mereka, maka ia termasuk golonganku, dan aku termasuk golongannya. Dan kelak ia akan kembali ke telaga.”
- Rasulullah saw bersabda :”Akan ada para pemimpin, yang siapa saja berserikat dengan mereka, membantu kedzaliman mereka, membenarkan kedustaan mereka, maka ia bukan termasuk golonganku, dan aku bukan golongan mereka. Dan ia tidak akan pernah kembali ke telaga.”
- Rasulullah saw bersabda : “Berlindunglah kepada Allah dari penguasa-penguasa bodoh.” Sahabat bertanya, “Siapakah penguasa-penguasa yang bodoh itu?” Nabi saw menjawab, “Para pemimpin sesudahku yang tidak memberi petunjuk dengan petunjukku dan tidak berjalan dengan sunnahku.”
- Rasulullah saw bersabda : “Perhatikanlah, sesungguhnya sesudahku akan ada para pemimpin yang berlaku dzalim dan suka berdusta. Barangsiapa membenarkan kedustaan mereka dan condong kepada kedzaliman mereka, maka ia bukan termasuk golonganku, dan aku bukan termasuk golongannya.”
- Rasulullah saw bersabda : “Seutama-utama jihad adalah kalimat haq yang disampaikan di depan penguasa fajir.”
- Rasulullah saw bersabda : “Pemimpin para syuhada di sisi Allah kelak di hari Kiamat adalah Hamzah bin ‘Abdul Muthalib, dan seorang laki-laki yg berdiri di depan penguasa dzalim atau fasiq, kemudian ia memerintah dan melarangnya, lalu penguasa itu membunuhnya .”
- Rasulullah saw bersabda : “Akan datang para penguasa, lalu kalian akan mengetahui kemakrufan dan kemungkarannya, maka barangsiapa yang membencinya akan bebas (dari dosa), dan barangsiapa yang mengingkarinya dia akan selamat, tapi siapa saja yang rela dan mengikutinya (dia akan celaka).”
- Rasulullah saw berdoa : “Ya Allah, siapa saja mengurusi sesuatu dari urusan umatku lalu ia menyusahkan mereka maka timpakan kesulitan padanya.”
- Sesosok jenazah melintas didepan Rasul, beliau saw bersabda : “Ia istirahat dan yg lain istirahat karenanya. Orang mukmin itu istirahat dari kelelahan dunia dan segala kesusahannya menuju rahmat Allah. Sedangkan orang keji maka manusia, negeri, pohon dan hewan istirahat dr (keburukannya).”
- Rasulullah saw bersabda :”Tidaklah seorang muslim tertimpa kelelahan, sakit, gelisah, sedih, susah atau rasa sakit meski hanya duri yang menusuknya, kecuali Allah ‘azza wajalla akan menghapus kesalahannya.”
- Rasulullah saw bersabda : “Seorang hamba yang mukmin akan memperoleh kenyamanan dari kelelahan dunia dan kesulitan-kesulitannya menuju rahmat Allah.”
- Rasulullah saw bersabda : “Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah..”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.”
- “Rasulullah saw memerintahkan untuk berkata benar walau pahit rasanya, tidak takut cacian karena Allah..”
- “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok yang paling baik (perawakannya), orang yang paling dermawan dan PEMBERANI.”
- Ya Allah, aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, Rizki yg luas dan kesembuhan dari segala sakit dan penyakit dengan Rahmat-Mu ya Allah wahai Rabb yang Maha Pengasih
- Rasulullah saw berdoa, “Ya Allah yang menciptakan biji-bijian, yang menjadikan malam sebagai waktu istirahat, matahari dan bulan sebagai perhitungan. Tunaikanlah hutangku, dan cukupkanlah dari kefakiran. Jadikanlah dengan pendengaranku dan penglihatanku serta kekuatanku pada jalan-Mu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa tertimpa kemiskinan lalu menampakkannya kepada manusia, maka kemiskinannya tidak hilang, dan barangsiapa menampakkannya kepada Allah, maka Allah akan mempercepat kekayaan baginya, baik dengan kematiannya yang segera atau dengan kekayaan yang cepat.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sungguh demi Allah, bukan kefakiran yang aku khawatirkan dari kalian. Akan tetapi yang aku khawatirkan atas kalian adalah bila kalian telah dibukakan (harta) dunia sebagaimana telah dibukakan kepada orang-orang sebelum kalian, lalu kalian berlomba-lomba untuk memperebutkannya sebagaimana mereka memperebutkannya sehingga harta dunia itu membinasakan kalian sebagaimana telah membinasakan mereka.”
- Rasulullah saw bersabda, “Orang miskin itu bukanlah orang orang yang berkeliling (meminta-minta) dan bukan yang ditolak (karena) satu atau dua kurma, satu atau dua suap. Akan tetapi orang miskin itu adalah orang yang menjaga harga diri, tidak meminta-minta kepada manusia dan tidak menampakkan (kemiskinannya) sehingga diberi sedekah.”
- Rasulullah bersabda, “Allah ‘azza wajalla berfirman, ‘Wahai anak Adam, berkonsentrasilah beribadah kepada-Ku maka Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku tutupi kefakiranmu. Jika engkau tdk melakukannya maka Aku akan penuhi dadamu dengan kesibukan dan tidak Aku tutupi kefakiranmu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah.”
- Rasulullah saw bersabda, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah.”
- Rasulullah saw bersabda, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sebaik-baik orang diantara kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya.”
- “Aku diperlihatkan neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita. Karena mereka sering mengingkari.” Ditanyakan, “Apakah mereka mengingkari Allah?” Beliau saw menjawab, “Mereka mengingkari pemberian suami, mengingkari kebaikan. Seandainya kamu berbuat baik terhadap seseorang dari mereka sepanjang masa, lalu dia melihat satu saja kejelekan darimu maka dia akan berkata, ‘aku belum pernah melihat kebaikan sedikitpun darimu’”.
- Rasulullah saw bersabda, “Wahai para wanita! Hendaklah kalian bersedekah, sebab diperlihatkan kepadaku bahwa kalian adalah yang paling banyak menghuni neraka.” Kami bertanya, “Apa sebabnya ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Kalian banyak melaknat dan banyak mengingkari pemberian suami.”
- Rasulullah saw bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku berada ditangan-Nya, seandainya seorang suami memiliki luka dari ujung kaki hingga ujung kepala yang mengalirkan nanah atau darah kemudian sang istri menciuminya hingga menjilatinya, maka hal itu belumlah memenuhi seluruh haknya kepadanya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Jika saja diperbolehkan seorang manusia bersujud kepada manusia lainnya, niscaya aku akan perintahkan seorang wanita untuk bersujud kepada suaminya karena besarnya hak suami terhadapnya.”
- Rasulullah saw berdoa, “Ya Allah, yang menciptakan biji-bijian, yang menjadikan malam sebagai waktu istirahat, matahari dan bulan sebagai perhitungan. Tunaikanlah hutangku, dan cukupkanlah dari kefakiran. Jadikanlah dengan pendengaranku dan penglihatanku serta kekuatanku pada jalan-Mu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Pahala2 ummatku ditampakkan kepadaku, hingga pahala orang yang membuang debu dari masjid. Dan ditampakkan kepadaku dosa2 ummatku, maka tidak aku lihat dosa yang lebih besar dari SATU SURAT atau SATU AYAT yang diberikan kepada seseorang kemudian dia melupakannya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Engkau berpagi-pagi untuk mempelajari SATU BAB ILMU kemudian diamalkan ataupun tidak diamalkan, adalah lebih baik bagimu daripada engkau Sholat sebanyak seribu rakaat.”
- Rasulullah saw bersabda, “Engkau berpagi-pagi mempelajari SATU AYAT dari kitab Allah lebih baik bagimu daripada engkau sholat seratus rakaat.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya, ada sebagian dosa yang tidak bisa terhapus oleh ibadah shaum atau shalat.” Ditanyakan ke beliau, “Apa yang dapat menghapuskannya, ya Rasulullah?” Jawab Rasul, “BEKERJA mencari nafkah penghidupan.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa meniti jalan untuk menuntut ILMU, maka Allah akan mempermudahnya jalan ke surga.”
- Rasulullah saw bersabda, “Berbicaralah kepada manusia dengan sesuatu yang mereka ketahui (yang mudah difahami), apakah engkau suka Allah dan Rasul-Nya didustakan?”
- Rasulullah saw bersabda, “Wahai manusia, siapa saja yang mengetahui sesuatu hendaklah ia mengatakannya, dan siapa saja yang tidak mengetahui sesuatu maka hendaklah ia mengatakan, “Allahu A’lam. Karena sungguh termasuk ILMU jika ada orang mengatakan “
- Rasulullah saw bersabda, “Jadilah kalian pendidik yang lapang dada dan faqih. Disebut Rabbani adalah orang yang mendidik manusia dengan ILMU yang kecil-kecil sebelum yang besar-besar.”
- Rasulullah saw bersabda, “Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan berkawan yang sholeh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik daripada berdiam dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (n
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak akan menerima AMAL kecuali amal yang dilaksanakan dengan ikhlas dan dilakukan karena mengharap ridha Allah semata.” .
- Rasulullah saw bersabda, “Keutamaan ILMU lebih baik daripada keutamaan ibadah. Sebaik-baiknya agama kalian adalah wara’.”
- Rasulullah saw bersabda, “Dosa orang BERILMU itu satu, sementara dosa orang tidak berilmu itu dua.”
- Rasulullah saw bersabda, “Saling memberilah HADIAH, niscaya kalian akan saling mencintai.”
- Rasulullah saw bersabda, “Jagalah diri kalian dari api neraka, walau hanya dengan sebiji kurma.”
- Rasulullah saw bersabda, “Allah SWT berfirman, ‘Wahai anak Adam, infakkanlah (HARTAMU) niscaya Aku akan berinfak kepadamu.’”
- Rasulullah saw bersabda, “Siapa diantara kalian yang lebih suka kepada HARTA ahli warisnya daripada hartanya sendiri?” Para sahabat berkata, “Tidak ada diantara kami kecuali kami lebih menyukai harta kami sendiri”. Rasul bersabda, “Sesungguhnya HARTA dia yang sebenarnya adalah yang telah digunakan didunia (untuk kebaikan), dan harta ahli warisnya adalah yang dia akhirkan (yang tidak sempat diinfaqkan).”
- Rasulullah saw bersabda, “Janganlah kamu menahan (HARTAMU), karena Allah akan menahan keutamaan HARTA tersebut darimu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Wahai anak Adam, jika engkau menginfaqkan kelebihan (HARTA) dari kebutuhanmu, maka itu merupakan kebaikan bagimu. Jika engkau menahannya, maka itu merupakan keburukan bagimu. Hendaknya kamu tidak dicela karena menjaga HARTA dan menahannya (untuk diinfaqkan).”
- Rasulullah saw bersabda, “Setiap pagi hari yang dilalui seorang hamba, pasti ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berkata, “Ya Allah, berikanlah pengganti kepada orang yg berinfaq”. Malaikat yang kedua berkata, “Ya Allah, berikanlah kehancuran kepada orang yg menahan HARTANYA.”
- “Kamu sekali-kali tidak sampai pada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian HARTA yang kamu cintai….”
- “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan HARTANYA di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir : seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki..”
- “Dan apa saja HARTA YANG BAIK yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhoan Allah. Dan apa saja HARTA YANG BAIK yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya (dirugikan).”
- “Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu BISNIS yang dapat menyelamatkanmu dari adzab yang pedih? (Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan HARTA dan JIWAMU. Itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”
- Rasulullah SAW bersabda: “Perumpamaan orang yang melakukan keburukan (dosa) kemudian melakukan kebaikan (taat) seperti orang yang memakai baju sempit yang mencekiknya. Kemudian dia BERBUAT BAIK maka lepaslah 1 lingkaran, kemudian ia berbuat baik lagi, maka lepaslah 1 lingkaran yang lain hingga akhirnya ia bisa melepaskan dirinya dari cekikan baju tersebut.” [HR. Ahmad & Thabrani]
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa meniti jalan untuk MENUNTUT ILMU, maka Allah akan mempermudah jalannya ke surga. Sungguh, para Malaikat merendahkan sayapnya sebagai keridhoan kepada penuntut ilmu. Orang yang berilmu akan dimintakan maaf oleh penduduk langit dan bumi hingga ikan yang ada didasar laut.”
- “Wahai Rasulullah, sedekah yang bagaimana yang PALING UTAMA?” Rasul menjawab, “Engkau bersedekah ketika engkau dalam keadaan pelit, sehat, ingin kaya dan takut miskin. Dan janganlah engkau menunda-nunda sehingga nyawa telah sampai ditenggorokan.”
- Rasulullah saw bersabda, “Perhatikanlah, sesungguhnya RODA ISLAM akan berputar, maka berputarlah bersama Islam dimana saja Islam itu berada. Ketahuilah, sesungguhnya Al Qur’an dan Kekuasaan akan terpisah. Maka janganlah kamu memisahkan diri dari al Qur’an.”
- Rasulullah saw bersabda, “SEBAIK-BAIK umatku adalah orang yang paling bersegera (dalam hal agama).”
- Rasulullah saw bersabda,”Hak muslim atas muslim yang lain ada enam. Dikatakan, “Apa yang enam itu, ya Rasulallah?” Rasul bersabda (salah satunya) : Apabila ia MENGUNDANGMU, maka penuhilah undangannya.”
- Rasulullah saw bersabda,”Islam muncul pertama kali dalam keadaan ASING dan akan kembali terasing sebagaimana mulainya, maka beruntunglah orang-orang yang terasing tersebut.” Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, siapa orang-orang asing itu?” Rasulullah saw bersabda, “Mereka adalah orang-orang yang melakukan perbaikan ketika manusia yang lain sudah rusak.”
- Rasulullah saw bersabda, “Seseorang itu bergantung pada agama SAHABATNYA. Karena itu, hendaklah salah seorang diantara kalian memperhatikan dengan siapa ia bersahabat.”
- Rasulullah saw bersabda,”Seorang mukmin tidak akan kenyang dari KEBAIKAN yang ia dengar sampai tempat berakhirnya adalah Jannah.” [HR At-Tirmidzi]
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT membenci orang yang berhati kasar, sombong, angkuh, bersuara keras di pasar-pasar (tempat umum) pada malam hari serupa bangkai dan pada siang hari serupa keledai, mengetahui urusan-urusan DUNIA tetapi jahil (bodoh) urusan AKHIRAT.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa DUNIA menjadi obsesinya, Allah memecah belah urusannya, menjadikan kefakiran didepannya, dan dunia tidak datang kepadanya kecuali sebatas yang ditentukan baginya. Barangsiapa AKHIRAT menjadi niatnya, Allah menyatukan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia datang kepadanya dalam keadaan tunduk.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak akan menzhalimi kebaikan seorang Mukmin, dengan kebaikan itu ia akan diberi rizki di DUNIA dan diberi balasan di AKHIRAT. Adapun orang kafir, maka dengan kebaikan amal yang ia kerjakan karena Allah, ia diberi rizki didunia, sehingga ketika ia memasuki akhirat ia tidak memiliki satu kebaikan pun yang harus dibalas.”
- Rasulullah saw bersabda : Barangsiapa yg bangun di pagi hari dan hanya DUNIA yg di pikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat Hak Allah dalam dirinya, maka Allah akan menanamkan 4 macam penyakit padanya : 1. KEBINGUNGAN yang tiada putus-putusnya. 2. KESIBUKAN yang tidak pernah jelas akhirnya. 3. KEBUTUHAN yang tidak pernah merasa terpenuhi. 4. KHAYALAN yang tidak berujung wujudnya.
- “Rasulullah saw melaknat penyuap, penerima suap dan orang yang menjadi saksi penyuapan.”
- Rasulullah saw bersabda, “Seandainya DUNIA itu sepadan dengan sayap nyamuk disisi Allah, maka Allah tidak akan memberi minum kepada orang kafir walaupun hanya seteguk air dari dunia itu.”
- 2011 in review
- Rasulullah saw bersabda, “Demi Allah, sungguh DUNIA itu lebih hina dalam pandangan Allah melebihi hinanya bangkai dalam pandanganmu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Bertindaklah engkau di DUNIA ini seperti orang asing atau pengembara, bila kamu berada pada waktu sore, maka janganlah menantikan waktu pagi. Bila kamu berada pada waktu pagi, maka janganlah menantikan waktu sore. Pergunakanlah masa sehatmu untuk menyongsong masa sakitmu, pergunakanlah masa hidupmu untuk menyongsong saat kematianmu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Demi Allah, Tidaklah perbandingan DUNIA dengan akhirat melainkan seperti perumpamaan seseorang dari kalian memasukkan jari-jarinya ke dalam lautan, maka coba perhatikan apa yang masih tersisa pada (jari) nya?”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya DUNIA ini indah dan mempesonakan. Sesungguhnya Allah menyerahkan dunia ini kepada kamu sekalian dan Allah akan melihat bagaimana kamu sekalian berbuat atas dunia ini. Maka berhati-hatilah kamu sekalian dalam masalah dunia…”
- Rasulullah saw bersabda, “Dua kenikmatan yang sering dilalaikan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan WAKTU LUANG.”
- “Barangsiapa membangun negeri orang-orang kafir, meramaikan peringatan Hari Raya Nairuz (TAHUN BARU) dan karnaval mereka serta menyerupai mereka sampai meninggal dunia dalam keadaan demikian, ia akan dibangkitkan bersama mereka (orang kafir) di hari Kiamat.”
- “Barangsiapa membangun negeri orang-orang kafir, meramaikan peringatan Hari Raya Nairuz (TAHUN BARU) dan karnaval mereka serta menyerupai mereka sampai meninggal dunia dalam keadaan demikian, ia akan dibangkitkan bersama mereka (orang kafir) di hari Kiamat.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik bagimu.”
- “Didatangkan di hadapan Allah seorang hamba yang Allah beri HARTA YANG BERLIMPAH, lalu Dia bertanya kepadanya :’Amalan apa yang telah kamu perbuat semasa di dunia?’. Laki-laki itu menjawab, “Wahai Rabb-ku, Engkau telah memberiku harta benda, lalu aku melakukan jual beli dengan orang-orang sedangkan aku memiliki prilaku suka memudahkan, yaitu memudahkan setiap urusan dan menangguhkan bagi orang yang kesusahan.” Maka Allah berfirman :”Aku lebih berhak dengan hal itu daripada kamu, oleh karena itu berilah kemudahan pada hamba-Ku ini.”
- Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja memiliki HARTA YANG BERLIMPAH sedang ditengah-tengah mereka ada seorang yang kelaparan, maka sungguh perlindungan Allah Ta’ala telah terlepas dari mereka.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidak akan terjadi hari kiamat kecuali setelah hilangnya ilmu, banyak terjadi gempa, waktu seakan berjalan dengan cepat, timbul berbagai macam fitnah, alharaj (pembunuhan) dan HARTA YANG BERLIMPAH.”
- Muhammad Rosyidi Aziz
- Rasulullah saw bersabda, “Satu Dirham pahalanya bisa mengalahkan seratus ribu Dirham.” Mereka bertanya, “Bagaimana hal itu?” Beliau bersabda, “Seseorang memiliki uang dua Dirham lalu mengambil satu Dirham dan bersedekah dengannya; dan seseorang memiliki harta yang banyak, lalu mengambil seratus ribu dari HARTA YANG BERLIMPAH, kemudian ia bersedekah dengannya .”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidak akan terjadi Kiamat hingga terjadi pada kalian HARTA YANG BERLIMPAH kemudian timbul kekacauan. Saat itu pemilik harta berharap ada orang yg mau menerima shadaqahnya hingga dia menawar-nawarkannya, lalu orang yg ditawarkan berkata,’Aku tidak membutuhkannya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya orang mukmin adalah yang berperangai baik lagi DERMAWAN, sedangkan orang fajir adalah orang yang berperangai buruk lagi tercela.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidaklah seorang hamba memasuki waktu pagi pada setiap harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satunya memohon : ‘ya Allah, berikanlah ganti bagi DERMAWAN yang menyedekahkan hartanya.’ Dan satu lagi memohon : ‘ya Allah, musnahkanlah harta si bakhil.’”
- Rasulullah saw bersabda, “Harta itu hijau lagi manis, maka barangsiapa yang mencarinya untuk KEDERMAWANAN dirinya maka harta itu akan memberkahinya. Barangsiapa yang mencarinya untuk KESERAKAHAN dirinya, maka harta itu tidak akan memberkahinya, seperti orang makan namun tidak kenyang.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, Ia mencintai KEDERMAWANAN serta akhlaq yang mulia, Ia membenci akhlaq yang buruk”
- Seorang laki-laki bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?” Rasulullah saw menjawab, “Yaitu kamu bersedekah saat sehat, kikir, takut miskin dan berangan-angan untuk menjadi kaya raya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Janganlah kamu tahan tanganmu dari berinfaq karena takut miskin, sebab nanti Allah menyempitkan RIZKI bagimu. Janganlah kamu menghitung-hitung untuk bershadaqah karena takut miskin, sebab nanti Allah menyempitkan RIZKI bagimu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa ingin dipanjangkan umurnya, dilapangkan RIZKINYA dan diselamatkan dari su’ul khotimah, hendaklah dia bertaqwa kepada Allah dan bersilaturahim.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang memperbanyak istighfar, niscaya Allah akan menjadikan jalan keluar pada setiap kesulitan dan kelapangan untuk setiap kesempitan serta memberi RIZKI dari arah yang tidak disangka-sangka.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa yang melihat orang yg dilebihkan dari segi rupa dan RIZKI, maka hendaknya dia melihat orang yg lebih kurang darinya atas nikmat yg dilebihkan atasnya, karena hal itu akan mendorongnya untuk selalu mensyukuri nikmat Allah yg dikaruniakan kepadanya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Ya Allah, berilah RIZKI. Wahai anak Adam berinfaklah, niscaya kalian juga akan diberi RIZKI.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba bisa terhalang mendapatkan RIZKI karena dosa yang dilakukannya.”
- Rasulullah pernah dilalui iring-iringan jenazah. Beliau lalu bersabda, “Yang istirahat dan yang diistirahatkan darinya.” Sahabat bertanya, “Apa maksud yg istirahat dan yg diistirahatkan darinya?” Beliau menjawab, “Seorang hamba yang mukmin BERISTIRAHAT dari keletihan dunia dan kesusahannya, kembali kepada rahmat Allah. Sedangkan hamba yang jahat, para hamba, negeri, pohon dan binatang beristirahat (merasa aman tenang) darinya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Setiap MUSIBAH yang menimpa seorang mukmin, berupa sakit yang berkepanjangan, sakit yang biasa, kebingungan, kesedihan, kegundahan, hingga duri yang menusuknya, maka pasti musibah itu akan menjadi penghapus bagi kesalahan-kesalahannya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Seorang muslim yang diuji dengan rasa sakit karena duri atau yang lebih dari itu, maka Allah pasti akan menebus kesalahan-kesalahannya karena MUSIBAH itu, sebagaimana suatu pohon menggugurkan daunnya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah Azza wajalla jika mencintai suatu kaum, maka Allah akan memberikan COBAAN kepada mereka. Barangsiapa yang sabar, maka berhak mendapatkan (pahala) kesabarannya. Dan barangsiapa marah, maka dia pun berhak mendapatkan (dosa) kemarahannya.”
- Rasulullah saw bersabda,”COBAAN tidak henti-hentinya menimpa orang Mukmin laki-laki maupun Mukmin perempuan, baik menimpa dirinya, anak-anaknya maupun hartanya hingga ia bertemu dengan Allah tanpa dosa sedikitpun.”
- Rasulullah mengisahkan seseorang yang rambutnya acak-acakan dan berdebu, sementara tangannya menengadah ke langit untuk berdoa, “Ya Allah, ya Allah.” Padahal makanannya haram. Minumannya haram. Pakaiannya haram. Diberi makan dari sumber yang haram. Bagaimana DOANYA dikabulkan?”
- Rasulullah saw bersabda, “DOA salah seorang di antara kalian pasti dikabulkan selama tidak terburu-buru agar doanya segera dikabulkan hingga ia berkata, ‘Aku telah berdoa kepada Tuhanku, tetapi doaku tidak dikabulkan.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang MENDOAKAN saudaranya pada saat ia tidak bersamanya, maka malaikat yang diserahi untuk menjaga dan mengawasinya berkata, ‘Semoga Allah mengabulkan; dan bagimu semoga mendapat yang sepadan.”
- Rasulullah saw bersabda, “DOANYA seorang muslim kepada saudaranya yang tidak bersamanya pasti dikabulkan. Di dekat kepalanya ada malaikat yang menjaganya. Setiap kali ia berdoa minta kebaikan untuk saudaranya, malaikat itu berkata, ‘Amin dan engkau akan mendapatkan yang serupa.”
- Rasulullah saw bersabda, “Amal manusia akan dilaporkan setiap Senin dan Kamis. Allah di hari itu akan memberikan ampunan kepada setiap orang yg tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, kecuali seorang yang BERMUSUHAN dengan saudaranya. Allah berfirman (kepada Malaikat) tinggalkanlah dua manusia itu hingga keduanya BERDAMAI.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang tidak MENSYUKURI nikmat yang sedikit, maka ia tidak akan bisa mensyukuri nikmat yang banyak. Barangsiapa yang tidak bisa BERSYUKUR kepada orang, maka ia tidak akan bisa bersyukur kepada Allah.”
- Rasulullah saw bersabda, “Setiap sendi dari manusia harus bershadaqah setiap hari. MENDAMAIKAN dua orang yang berselisih dengan adil setiap saat matahari terbit, adalah shadaqah.”
- Rasulullah saw bersabda, “Orang yang kuat bukanlah orang yang kuat pada saat berkelahi, tapi orang yang kuat adalah yang mampu menahan diri ketika MARAH.”
- Rasulullah saw bersabda, “Bukanlah pendusta orang yang MENDAMAIKAN sesama manusia lalu dia menambah-nambahi atau mengatakan kebaikan.”
- “Maukah kalian kuberitahu suatu perkara yang LEBIH UTAMA daripada derajat shaum, shalat dan shadaqah”. Para sahabat berkata, “Tentu saja ya Rasulullah!”. Beliau saw lalu bersabda, “Perkara itu adalah MENDAMAIKAN PERSELISIHAN. Karena karakter perselisihan itu membinasakan.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tangan di atas LEBIH BAIK daripada tangan di bawah. Tangan di atas adalah tangan pemberi sementara tangan yang di bawah adalah tangan peminta-minta.”
- Dikatakan kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, penghasilan apa yang PALING BAIK?” Beliau saw menjawab, “Pekerjaan seorang laki-laki dengan tangannya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya seseorang diantara kamu berpagi-pagi dalam mencari rejeki, memikul kayu lalu bersedekah sebagian darinya dan mencukupkan diri kepada orang lain, adalah LEBIH BAIK daripada meminta-minta kepada seseorang, yang mungkin diberi atau ditolak.”
- Rasulullah saw bersabda, “Orang mukmin yang kuat LEBIH BAIK dan lebih dicintai Allah SWT daripada orang mukmin yang lemah”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya SEBAIK-BAIK orang diantara kalian adalah yang paling baik akhlaknya.”
- Rasul saw bersabda, “Keutamaan ilmu lebih baik dari keutamaan ibadah. SEBAIK-BAIK agama kalian adalah wara’ (berhati-hati).”
- Rasulullah saw bersabda, “Seandainya kalian BERTAWAKKAL kepada Allah dengan SEBAIK BAIKNYA, niscaya kalian akan diberi rizki, sebagaimana seekor burung diberi rizki, dia terbang di pagi hari dalam keadaan kosong dan kembali dalam keadaan kenyang.”
- Rasulullah saw bersabda, “SEBAIK-BAIK perhiasan dunia adalah wanita shalihah.”
- Rasulullah saw bersabda, “SEBAIK-BAIK tetangga di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap tetangganya.”
- Rasulullah saw bersabda, “SEBAIK-BAIK sahabat di sisi Allah adalah mereka yang paling baik terhadap sahabatnya.”
- Rasulullah saw bersabda, “SEBAIK-BAIK manusia adalah yang paling baik dalam pembayaran hutang.”
- Rasulullah saw bersabda, “SEBAIK-BAIK manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya SEBAIK-BAIK amalan adalah yang dikerjakan secara rutin terus menerus walaupun sedikit.”
- Rasulullah saw bersabda, “Seorang mukmin tidak akan kenyang dari KEBAIKAN yang ia dengar sampai tempat berakhirnya adalah jannah.”
- Rasulullah saw bersabda, “Hai Fathimah, bangunlah dan saksikanlah QURBANMU. Karena setiap tetes darahnya akan memohon ampunan dari setiap dosa yang telah kaulakukan…”
- Rasulullah saw bersabda, “Dan janganlah kalian menjual daging hadyu (qurban orang haji) dan daging QURBAN. Makanlah dan sedekahkanlah dagingnya itu, ambillah manfaat kulitnya dan jangan kamu menjualnya…”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidak ada suatu amal anak Adam pada Hari Raya QURBAN yang lebih dicintai Allah selain menyembelih qurban.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak BERQURBAN, maka janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami.”
- Rasulullah saw bersabda, “Janganlah kamu menghitung-hitung untuk BERSHADAQAH karena takut miskin, sebab nanti Allah menyempitkan RIZKI bagimu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya kamu bila meninggalkan ahli warismu dalam keadaan berkecukupan (KAYA) itu LEBIH BAIK dari pada kamu meninggalkan mereka serba kekurangan sehingga nantinya mereka meminta-minta kepada manusia.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidak boleh HASAD (iri) kecuali dalam dua perkara; (terhadap) seseorang yang Allah berikan HARTA lalu dia pergunakan harta tersebut di jalan kebenaran, dan (terhadap) seseorang yang Allah berikan ILMU lalu dia mengamalkannya dan mengajarkannya kepada orang lain.”
- Rasulullah saw bersabda, “Jauhkanlah dirimu dari dosa-dosa yang tidak akan diampuni, yaitu Ghulul (HARTA curang). Maka barangsiapa mengambil suatu HARTA secara curang, dia akan memikulnya pada Hari Kiamat.”
- Rasulullah saw bersabda, “Janganlah lambatnya RIZKI yang datang pada seseorang dari kalian, membuatnya mencari RIZKI itu dengan bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah tidak layak diperoleh melainkan dengan mentaati-Nya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Akan datang suatu zaman, ketika seseorang tidak peduli mengenai HARTA yang dia ambil, apakah dari yang HALAL ataukah dari yang HARAM.”
- Rasulullah saw bersabda, “Akan datang pada manusia suatu zaman, ketika seseorang harus memilih antara KELEMAHAN dan KEMAKSIATAN. Maka barang siapa mengalami zaman itu, hendaklah dia memilih KELEMAHAN daripada KEMAKSIATAN.”
- Rasulullah saw bersabda, “Mencari yang HALAL adalah wajib hukumnya atas setiap muslim.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya tiap-tiap umat itu punya cobaan sendiri-sendiri. Dan cobaan bagi umatku adalah persoalan HARTA.”
- Rasul saw bersabda, “Tidak halal MENJUAL apa yang tidak menjadi milikmu, dan tidak ada keuntungan dari sesuatu yg belum dijamin”.
- Rasulullah saw bersabda, “Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lain. Tidak halal seorang Muslim MENJUAL sesuatu kepada saudaranya, kecuali dia menjelaskan barang jualannya tersebut kepada saudaranya itu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Jangan engkau JUAL sesuatu yang bukan/belum menjadi milikmu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Jangan engkau jual darinya (emas/dinar dan perak/dirham) yang tidak ada ditempat dengan yang ada ditempat.”
- “Nabi saw membeli makanan dari orang Yahudi hingga tenggat waktu tertentu, dan beliau MENGGADAIKAN baju besinya kepada orang tersebut.”
- Rasulullah saw bersabda, “Ballighu ‘anniy walau ayah”, Sampaikanlah dariku walaupun SATU AYAT.”
- Rasulullah saw bersabda, “Engkau berpagi-pagi untuk mempelajari SATU AYAT dari kitab Allah lebih baik bagimu dari pada engkau shalat seratus rakaat. Dan engkau berpagi-pagi untuk mempelajari satu bab ILMU kemudian diamalkan ataupun tidak diamalkan, adalah lebih baik bagimu dari pada engkau shalat sebanyak seribu rakaat.”
- Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja yang menutup-nutupi ILMU maka Allah akan mencambuknya dengan cambuk dari api neraka.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidak ada seorang pun laki-laki yang menghafal ILMU, lalu dia menyembunyikannya kecuali pada Hari Kiamat dia akan dibawa dengan cambuk menggunakan cemeti dari api neraka.”
- Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja yang ditanya tentang suatu ILMU yang dia ketahui, lalu dia menutup-nutupinya, maka dia akan dicambuk pada Hari Kiamat dengan cemeti dari api neraka.”
- Rasul saw bersabda, “Wahai manusia, siapa saja yg mengetahui sesuatu hendaklah ia mengatakannya, dan siapa yg tdk mengetahui sesuatu maka hendaklah ia berkata, ‘Allahu A’lam (Allah lebih tahu)’. Karena sungguh termasuk ilmu jika seseorang mengatakan ‘Aku tdk tahu, Allah lebih tahu”.
- Rasul saw bersabda, “Dosa besar adalah Musyrik kepada Allah, PUTUS ASA dari karunia Allah, dan PUTUS HARAPAN dari Rahmat Allah.”
- Rasulullah saw bersabda, “Ada tiga golongan manusia yang tidak akan ditanya di hari kiamat yaitu ; …. (salah satunya adalah) Manusia yang PUTUS HARAPAN dari Rahmat Allah.
- Allah SWT berfirman, “Dan Kami telah menunjukkan kepadanya DUA JALAN. Maka tidakkah sebaiknya (dengan hartanya itu) ia menempuh jalan yg mendaki lagi sukar?” [TQS al-Balad :10-11]
- Rasulullah saw bersabda, “Janganlah kamu BERPUTUS ASA dari rizki selama kepalamu masih bisa bergerak. Karena manusia dilahirkan ibunya dalam keadaan merah tidak berbaju, kemudian Allah memberikan rizki kepadanya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Demi Allah yang jiwaku ada ditangan-Nya, tidak dikatakan beriman seorang hamba hingga ia mencintai TETANGGA atau SAUDARANYA seperti mencintai dirinya sendiri.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sebaik-baiknya sahabat di sisi Allah adalah mereka yang paling baik terhadap sahabatnya. Dan sebaik-baik tetangga disisi Allah, adalah orang yang paling baik terhadap tetangganya.”
- Rasulullah saw ditanya tentang perkara yang paling banyak menjadi PENYEBAB masuknya manusia ke neraka. Beliau bersabda, “Perkara itu adalah MULUT dan kemaluan.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidak ada satu pun yang lebih berat pada timbangan amal seorang mukmin di hari kiamat dari pada akhlak yang baik. Dan sesungguhnya Allah sangat membenci orang yang UCAPAN dan PERILAKUNYA buruk.”
- Allah SWT berfirman, “Tiada suatu UCAPAN pun yang diucapkannya, melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” [TQS Qaf : 18]
- Rasulullah saw bersabda, “Berbahagialah orang yang mampu mengusai LISANNYA, dan merasa lapang dirumahnya, serta menangis atas kesalahannya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Engkau mempunyai dua perkara yang dicintai oleh Allah yaitu bersikap DEWASA dan TENANG tidak tergesa-gesa.”
- Rasulullah saw bersabda, “Ya Allah, siapa saja yang menjadi pengatur urusan umatku, kemudian ia memberatkan mereka, maka beratkanlah ia. Siapa saja yang menjadi pengatur dari urusan umatku, kemudian ia LEMAH LEMBUT kepada mereka, maka lemah lembutlah Engkau kepadanya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Seseorang layak dikatakan PENDUSTA jika ia MENGATAKAN setiap perkara yang didengarnya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia BERKATA BAIK atau DIAM.”
- “Senyummu dihadapan saudaramu adalah SHADAQAH.” [HR Ahmad dan Ibnu Hibban]
- Rasulullah saw bersabda, “Engkau jangan menyepelekan KEBAIKAN sedikitpun, meski hanya sekadar bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri-seri.”
- Rasulullah saw bersabda, “Pedagang yang JUJUR dan terpercaya akan bersama-sama dengan para Nabi, orang-orang yang jujur dan para syuhada.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tinggalkanlah perkara yang meragukanmu menuju perkara yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya KEJUJURAN adalah ketentraman, dan DUSTA adalah keraguan.”
- Rasulullah saw bersabda, “Kalian harus berbuat JUJUR, karena kejujuran akan mengantarkan kepada kebaikan, dan kebaikan akan mengantarkan ke surga. Jika manusia senantiasa berbuat jujur dan memperhatikan kejujuran, maka ia akan dicatat si sisi Allah sebagai orang jujur.”
- Dari Anas r.a, ia berkata : “Sesungguhnya anda semua melakukan amal (dosa) yang LEBIH KECIL dari rambut dalam pandangan anda semua, namun kami memandangnya di masa Rasulullah saw termasuk perkara yang merusak.”
- Rasulullah saw bersabda, “Waspadalah terhadap DOSA-DOSA KECIL, sebagaimana sekumpulan orang yang menuruni dasar lembah. Maka, datang seorang dengan satu ranting kayu, yang lain juga datang dengan satu ranting kayu, sampai akhirnya mereka bisa memasak roti mereka. Sesungguhnya saat dosa-dosa kecil itu diperoleh empunya, maka dosa-dosa kecil itu pasti akan membinasakannya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Waspadalah terhadap DOSA-DOSA KECIL, karena dia akan menjadi penuntut di sisi Allah.”
- Rasulullah saw bersabda, “… Perlu aku beritahukan kepada kalian tentang AHLI NERAKA, yaitu setiap orang yang suka memaksa, yang suka berjalan dengan membusungkan dada dan orang yang SOMBONG.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya DUSTA itu akan mengantarkan pada kejahatan, dan kejahatan akan mengantarkan ke NERAKA. Jika seseorang membiasakan diri dalam kedustaan maka akan dicatat di sisi Allah sebagai PENDUSTA.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidak akan MASUK SURGA orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan, sekalipun hanya sebesar biji sawi.” Seorang lelaki berkata, “Wahai Rasulullah, ada seorang lelaki yang menyukai pakaian yang bagus dan sandal yang bagus.” Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan. SOMBONG adalah MENOLAK KEBENARAN dan menyepelekan manusia.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidak akan datang hari Kiamat sehingga orang yang AMANAH dikhianati dan orang yang KHIANAT diberi kepercayaan.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tunaikanlah AMANAH kepada orang yang mempercayaimu dan janganlah engkau MENGKHIANATI orang yang mengkhianatimu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tanda-tanda orang munafik ada tiga, apabila diberi AMANAH ia khianat, apabila berbicara ia dusta, apabila berjanji ia tidak menepati.”
- Rasulullah saw bersabda, “Apabila AMANAH telah disia-siakan, maka tunggulah kehancurannya.” Sahabat bertanya, ‘Bagaimana menyia-nyiakan amanah itu, ya Rasulullah?’ Rasulullah saw bersabda, “Apabila suatu urusan diserahkan pada orang yang BUKAN AHLINYA, maka tunggulah kehancurannya.”
- Dari Abu Dzar r.a, “Wahai Rasulullah, kenapa engkau tidak menjadikanku sebagai amil (pejabat)-mu?”. Kemudian beliau menepuk-nepuk pundakku dengan kedua tangannya, seraya berkata, “Wahai Abu Dzar, sesungguhnya engkau adalah orang yang lemah, padahal jabatan adalah AMANAH. Kelak di hari Kiamat akan menjadi KEHINAAN dan KESEDIHAN, kecuali orang yang memperoleh dengan benar dan menunaikan segala kewajibannya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Berikanlah jaminan kepadaku dengan ENAM perkara, niscaya aku akan memberikan jaminan SURGA kepada kalian”. Sahabat berkata, ‘Apakah keenam perkara tersebut, Ya Rasul?’ Rasulullah bersabda, “Sholat, Zakat, Amanah, Kemaluan, Perut dan Lisan.”
- Rasulullah saw bersabda, “… Tidaklah aku tinggal di DUNIA melainkan seperti MUSYAFIR yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat lalu musyafir tersebut pergi meninggalkannya.” [HR Tirmidzi]
- Dari Ali bin Abi Thalib r.a : “Dunia itu akan pergi menjauh, sedangkan akhirat akan mendekat. Dunia dan akhirat tersebut memiliki anak. Jadilah anak-anak akhirat dan janganlah kalian menjadi anak dunia. Hari ini (di dunia) adalah hari BERAMAL dan bukanlah hari PERHITUNGAN (hisab). Sedangkan besok (di akhirat) adalah hari perhitungan (hisab) dan bukanlah hari beramal.”
- Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang melaksanakan suatu amal dengan RIYA’, maka Allah akan memperlihatkan amal itu di hari Kiamat. Dan barangsiapa yang beramal dengan SUM’AH, maka Allah akan memperdengarkan amal itu di hari Kiamat.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya yang paling ditakutkan dari apa yang saya takutkan menimpa kalian adalah asy syirkul ashghar (syirik kecil), maka para shahabat bertanya, apa yang dimaksud dengan asy syirkul ashghar? Beliau saw menjawab: “Ar Riya’.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang mati dan ia bebas dari (sifat) SOMBONG, khianat dan hutang, maka ia akan masuk SURGA.”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidak akan MASUK SURGA orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan, sekalipun hanya sebesar biji sawi.” Seorang lelaki berkata, “Wahai Rasulullah, ada seorang lelaki yang menyukai pakaian yang bagus dan sandal yang bagus.” Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan. SOMBONG adalah MENOLAK KEBENARAN dan menyepelekan manusia.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh tipu daya. Para pendusta dipercaya sedangkan orang jujur dianggap berdusta. Penghianat diberi amanah sedangkan orang yang amanah dituduh khianat. Dan pada saat itu, para Ruwaibidhah mulai angkat bicara. Ada yg bertanya, ‘Siapa itu Ruwaibidhah?’ Beliau saw menjawab, ‘Orang dungu yg berbicara tentang urusan orang banyak (umat).”
- Rasulullah saw bersabda, “Kalian akan dipimpin oleh para pemimpin yang memerintah kalian dengan hukum yang tidak kalian ketahui (imani). Sebaliknya, mereka melakukan apa yang kalian ingkari. Sehingga terhadap mereka ini tidak ada kewajiban bagi kalian untuk menaatinya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Akan ada di akhir zaman para penguasa sewenang-wenang, para pembantu (pejabat pemerintah) fasik, para hakim pengkhianat, dan para ahli hukum Islam (fuqaha’) pendusta. Sehingga, siapa saja di antara kalian yang mendapati zaman itu, maka sungguh kalian jangan menjadi pengumpul pajak, pemimpin, dan polisi.”
- Hilal syawal telah terlihat, maka idul fitri 1 Syawal jatuh pd selasa, 30 agustus 2011. Berdasar Ru’yatul Hilal : Malaysia, Mesir, Bahrain, Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan hampir seluruh negeri muslim menetapkan 1 Syawwal jatuh pada Selasa 30 Agustus.
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa ingin dipanjangkan UMURNYA, dilapangkan RIZKINYA dan diselamatkan dari SU’UL KHATIMAH, hendaklah dia bertakwa kepada Allah dan BERSILATURRAHIM (dengan kerabatnya).” [HR Bazzar]
- Rasulullah bersabda, “Kebajikan yang paling baik adalah seseorang menyambung SILATURAHMI kepada orang-orang yang dicintai Bapaknya setelah dia meninggal dunia.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah telah menciptakan makhluk hingga ketika selesai menciptakannya berdirilah RAHIM dan berkata, ‘Ini adalah tempat bagi orang yang berlindung kepada-Mu dari memutuskan silaturahmi.’ Allah berfirman, “Benar, apakah engkau senang jika Aku menyambung orang yang menyambungkanmu dan memutuskan orang yang memutuskanmu?” Rahim berkata, “Tentu saja aku senang.” Allah berfirman, “Maka itu untukmu.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya orang yang meminta (sesuatu) padahal dia memiliki sesuatu yang mencukupinya, maka sebenarnya dia sedang memperbanyak api neraka jahannam”. Mereka bertanya : ‘Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan sesuatu yang mencukupinya?’ Beliau saw berkata: “Sesuatu yang dikonsumsinya atau yang dimakannya.”
- “Rasulullah saw telah mewajibkan ZAKAT FITRAH sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan perkataan yang keji, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat maka itu menjadi ZAKAT yang diterima, dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu menjadi salah satu SEDEKAH saja.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya bulan ini telah datang pada kalian, dan didalamnya ada SATU MALAM yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkannya maka dia tidak mendapat KEBAIKAN seluruhnya…”
- Dari Aisyah ra, ia berkata : “Wahai Rasulullah, bagaimana jika aku menjumpai Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?” Beliau saw berkata, Katakanlah ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul’afwa fa’fu ‘anniy…’ (Ya, Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, yang senang memberikan ampunan, maka ampunilah aku)”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya ciri-ciri Laylatul Qadar itu adalah bahwa malam tersebut bersih berseri, seolah ada purnama yang bersinar, tidak dingin dan juga tidak panas, dan tidak boleh ada bintang dilemparkan di malam itu hingga pagi, dan juga beberapa cirinya adalah bahwa matahari di pagi harinya keluar dan bertahta tanpa cahaya, seperti rembulan di malam purnama dan setan tidak boleh keluar bersamanya pada hari itu.”
- “Adalah Rasulullah saw jika telah memasuki sepuluh hari, maka beliau saw menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan bersungguh-sungguh serta mengencangkan kain sarung.”
- Rasulullah saw bersabda, “Lailatul qadar itu terdapat pada SEPULUH HARI tersisa. Barangsiapa yang melaksanakan Qiyam Ramadhan pada malam-malam itu dalam rangka mencari pahalanya maka sesungguhnya Allah SWT akan mengampuni segala dosa yang dilakukannya di masa lalu dan akan datang, dan itu terjadi pada malam-malam ganjil: kesembilan, ketujuh, kelima, ketiga atau malam terakhir.”
- Rasulullah saw bersabda, “Perumpamaan orang BAKHIL dengan orang yang GEMAR berinfak, seperti dua orang yang keduanya memakai jubah dari besi, dari puting (susu) keduanya hingga tulang selangkanya… Orang BAKHIL, sama sekali tidak ingin mendermakan apa pun, kecuali setiap potongan menutupi tempatnya, sementara dia terus melebarkannya, padahal jubah besi itu tidak bisa melebar lagi.”
- Rasulullah saw bersabda, “Seburuk-buruknya sifat yang ada pada diri seseorang adalah KIKIR lagi keluh kesah…” [HR Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Hibban]
- Rasulullah saw bersabda, “Jauhilah sifat KIKIR karena kikir adalah perkara yang telah MEMBINASAKAN umat sebelum kalian. Kekikiran telah mendorong mereka untuk menumpahkan darah mereka dan menghalalkan segala perkara yang diharamkan pada mereka.”
- “Ini adalah bulan WAJIB ZAKAT kalian, barangsiapa yang memiliki HUTANG (yang jatuh tempo) maka lunasilah hutangnya sebelum diambil ZAKAT atas harta kalian.” [Utsman bin Affan r.a]
- Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa (Ali Imran: 133)
- Hadits : “Demi dzat yang jiwa Muhammad ada di tanganNya, jika terpaksa aku bersumpah : tidak akan berkurang harta karena sedekah, maka bersedekahlah”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya kebaikan itu PASTI akan menghilangkan keburukan.” [Hadits Riwayat Muslim]
- Allah SWT berfirman, “…. Supaya HARTA itu jangan hanya beredar diantara orang-orang KAYA saja diantara kalian.” [TQS al-Hasyr ayat 7]
- Dari Anas, Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya meminta-minta itu TIDAK HALAL kecuali bagi tiga golongan, (yaitu) orang yang SANGAT FAKIR, orang yang mempunyai HUTANG yang sangat banyak, dan orang yang sangat membutuhkan darah (untuk membayar DIYAT).”
- Hadits : “Tidak seorangpun yang meminta-minta sesuatu padahal ia KAYA, kecuali pada hari kiamat ia datang dalam keadaan mukanya luka, terkoyak dan terkelupas. Kemudian Rasulullah ditanya: ‘Wahai Rasulullah, bagaimana seseorang dapat dikatakan KAYA atau apa yang menyebabkan (pantas) dikatakan KAYA?’ Rasulullah menjawab, “Ia mempunyai 50 dirham atau nilai (tersebut) setara dengan emas.”
- Allah SWT berfirman, “(Berinfaklah) kepada orang-orang FAKIR yang terikat di Jalan Allah, mereka tidak dapat (berusaha) di muka bumi; orang yang tidak tahu MENYANGKA mereka ORANG KAYA karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenali mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (dijalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.”
- Rasulullah saw bersabda, “ORANG MISKIN bukanlah orang yang meminta-minta kepada orang lain, kemudian memperoleh sesuap atau dua suap, sebutir atau dua butir kurma. Akan tetapi ORANG MISKIN adalah orang yang tidak berkecukupan, kemudian diberikan shadaqah. Mereka itu tidak pergi meminta-minta kepada orang.”
- Hadits Rasulullah saw , “Barangsiapa yang diberikan Allah kepadanya HARTA, tetapi tidak membayar ZAKATNYA, maka dia pada hari kiamat akan didatangi seekor ular jantan gundul, yang sangat berbisa dan sangat menakutkan, dengan dua bintik diatas kedua matanya, lalu melilit dan mematuk lehernya, serasa berteriak :’Aku adalah HARTAMU, aku adalah HARTA kekayaanmu yang dulu..”
- Rasul saw bersabda, “Tidaklah bagi pemilik EMAS dan PERAK yang tidak menunaikan ZAKATNYA, melainkan pada hari Kiamat ia didudukkan diatas pedang batu yang lebar dlm NERAKA Jahannam. Disetrika dengannya pipi, kening dan punggungnya. Setiap kali api itu padam dipersiapkan lagi baginya untuk jangka waktu 50.000 tahun, hingga selesai pengadilan manusia seluruhnya. Maka iapun akan melihat jalannya, apakah ke SURGA atau NERAKA.”
- ZAKAT EMAS Dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata, “Setiap 20 dinar zakatnya setengah dinar, dan setiap 40 dinar zakatnya satu dinar.” [Riwayat Abu Ubaid]
- ZAKAT PERDAGANGAN “Rasulullah saw memerintahkan kepada kami, untuk mengambil zakat dari SEMUA yang kami maksudkan untuk DIJUAL.” [HR Abu Daud]
- Zakat UANG: Rasulullah saw bersabda, “Tidak ada zakat jika kurang dari lima uqiyah.” [HR Muttafaq 'alaih]
- ZAKAT diwajibkan pada HARTA-HARTA sbb : 1. Ternak, yaitu Unta, Sapi dan Kambing. 2. Tanaman (hasil pertanian) dan buah-buahan. 3. Nuqud/Uang (Emas dan Perak) 4. Barang Dagangan. Zakat DIWAJIBKAN pada jenis harta tersebut, jika telah : - Mencapai Nishab - Sudah dikurangi Hutangnya - Sudah mencapai Haul (satu tahun). Kecuali tanaman hasil pertanian dan buah-buahan yang zakatnya diwajibkan pada saat panen.
- Allah SWT berfirman : “Dan keluarkanlah ZAKAT oleh kalian…” [TQS al-Baqarah : 43] —– “Ambillah ZAKAT dari sebagian harta mereka yang akan membersihkan dan menyucikan mereka.” [QS at-Taubah : 103]
- Jadikan HABITS selama RAMADHAN, insyaallah jadi kebiasaan setelahnya. —- Pancing RIZKI di pagi hari dgn SHADAQAH. Cukupkan jumlahnya dgn DHUHA 6 rakaat. Lantas segeralah sambut dengan BERDAGANG-BERBISNIS. Buka pintunya lebar-lebar dengan SILATURAHMI. Perkuat kehadirannya dengan PERSANGKAAN POSITIF. Jangan lupa selaraskan dgn DOA Ibunda, lalu SYUKURILAH berapapun hasilnya disepertiga malam dgn QIYAMULLAYL. Komitmen RUTINKAN setiap hari.. Pasti BISA !
- Hadits: “Inilah janji Rasulullah saw bahwa TIDAK DATANG kepada kaum muslimin suatu bulan yang LEBIH BAIK bagi mereka dari bulan Ramadhan, dan tidak datang kepada orang munafiq suatu bulan yg LEBIH BURUK bagi mereka selain bulan Ramadhan. Yang demikian itu karena kaum muslimin menyiapkan TENAGA dan SEMANGAT untuk beribadah, sedangkan yang dipersiapkan oleh orang munafiq adalah KESENANGAN mereka akan kelalaian orang lain dan mencari-cari aib mereka.”
- Dari Abu Umamah ra, ia berkata, “Aku mendatangi Rasulullah saw, lalu berkata : ‘Perintahkanlah aku melakukan satu perbuatan yang bisa memasukkan aku ke dalam SURGA.’ Beliau saw berkata, “Engkau harus BERPUASA, karena puasa itu tidak ada yang menyamainya…”
- Dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata : “Rasulullah saw adalah orang yang paling PEMURAH, dan lebih pemurah lagi dalam bulan Ramadhan…. Sungguh Rasulullah saw sangat lebih pemurah dibandingkan ANGIN yang bertiup.”
- Hadits: “FITNAH (kekhilafan yang dilakukan) seorang lelaki terkait keluarganya, hartanya, anaknya, dan tetangganya, akan DITEBUS dengan shalat, puasa dan shadaqah…”
- Rasulullah saw bersabda, “Sungguh RUGI seseorang yang bertemu Ramadhan, lalu Ramadhan itu berlalu darinya sebelum dosa-dosa dirinya DIAMPUNI. Sungguh RUGI seseorang yang mendapati kedua orang tuanya dalam keadaan renta, tapi keduanya tidak (menjadi sebab yang) memasukkannya ke dalam SORGA.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sholat lima waktu, antara sholat jum’at yang satu ke sholat jum’at berikutnya, dan puasa di bulan Ramadhan ke puasa Ramadhan berikutnya, menjadi PENEBUS atas dosa-dosa yang dilakukan, selama DOSA-DOSA BESAR dijauhinya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Allah telah menjadikan kasih sayang- Nya terbagi dalam seratus bagian. Dia menahan sembilan puluh sembilan bagian di sisi-Nya dan menurunkan satu bagian ke bumi. Dari satu bagian itulah para makhluk saling kasih-mengasihi sehingga seekor induk binatang mengangkat cakarnya dari anaknya karena takut melukainya.”
- Quote of the day: “Allah berfirman, ‘Kecintaan-Ku pasti diperoleh oleh orang yang saling MENCINTAI karena-Ku, saling BERKUMPUL karena-Ku, saling BERKUNJUNG karena-Ku dan saling MEMBERI karena-KU.”
- Quote of the day “Seorang mukmin adalah CERMIN mukmin yang lain. Seorang mukmin adalah SAUDARA mukmin yang lain, dimana saja ia bertemu dengannya, ia akan mencegah tindakan mencemari kehormatan saudaranya dan akan melindunginya dari baliknya.”
- “Mereka (munafiqin) dalam keadaan ragu-ragu antara yang demikian (iman atau kafir): tidak masuk kepada golongan ini (orang-orang beriman) dan tidak (pula) kepada golongan itu (orang-orang kafir). Barangsiapa yang disesatkan Allah, maka kamu sekali-kali tidak akan mendapat jalan (untuk memberi petunjuk) baginya.” (An-Nisaa’: 143).
- Quote of the day: “Barangsiapa berusaha memenuhi KEBUTUHAN saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. Barangsiapa yang menghilangkan KESUSAHAN dari seorang muslim, maka dengan hal itu Allah akan menghilangkan salah satu kesusahannya dari kesusahan-kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa yang MENUTUPI AIB seorang muslim maka Allah akan menutupi aibnya di Hari Kiamat”
- Rasulullah saw bersabda, “Tidak BERIMAN salah seorang di antara kalian hingga ia MENCINTAI saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya.” —- “Seorang muslim adalah SAUDARA muslim yang lain. Ia tidak akan mendzaliminya dan tidak meninggalkannya bersama orang-orang yang menyakitinya.”
- Hadits: “Sebaik-baiknya orang-orang yang BERSAHABAT di sisi Allah adalah orang yang paling BAIK kepada sahabatnya. Dan sebaik-baik orang yang bertetangga di sisi Allah adalah orang yang paling baik kepada tetangganya.”
- Rasulullah saw bersabda, “Hak muslim atas muslim lain ada enam: 1. Jika engkau bertemu dengannya, maka ucapkanlah salam kepadanya, 2. Jika ia mengundangmu, maka penuhilah undangannya, 3. Jika ia meminta nasehat kepadamu, maka berikanlah nasehat kepadanya, 4. Jika ia bersin dan mengucapkan alhamdulillah, maka ucapkanlah yarhamukallah, 5. Jika ia sakit maka tengoklah, 6. Jika ia meninggal dunia, maka hantarkanlah sampai ke kuburnya.”
- Allah SWT berfirman, “Dan terhadap nikmat Rabbmu, hendaklah engkau ceritakan.” [TQS ad-Duha : 11] ——– Rasulullah saw pun bersabda, “Sesungguhnya Allah suka untuk melihat tanda-tanda kenikmatan-Nya pada hamba-Nya.” [HR at-Tirmidzi].
- Hadist: “Barangsiapa diberi suatu pemberian kemudian menemukan sesuatu untuk membalasnya, maka hendaklah ia membalas dengannya. Jika ia tidak menemukan sesuatu untuk MEMBALAS kebaikan, maka hendaklah ia memberikan PUJIAN, karena orang yang memberikan pujian berarti ia telah berterima kasih, dan barangsiapa yang menyembunyikan kebaikan, maka ia telah MENGINGKARI kebaikan yang diberikan kepadanya.”
- ”Barangsiapa diberi KEBAIKAN kemudian ia berkata kepada orang yang memberi kebaikan, ‘jazakallah khairan’ (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka dia sungguh telah memberikan PUJIAN yang sangat baik.”
- Hadits: “Doanya seorang muslim kepada saudaranya yang tidak bersamanya PASTI DIKABULKAN. Di dekat kepalanya ada malaikat yang menjaganya. Setiap kali ia berdoa minta kebaikan untuk saudaranya, malaikat itu berkata, ‘Amiin.’ Dan engkau akan mendapatkan yang SERUPA.”
- Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa memberikan kebaikan kepada kalian, maka BALASLAH dengan yang setimpal. Apabila kalian tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, maka BERDOALAH untuknya, hingga kalian mengetahui bahwa kalian telah membalasnya dengan sepadan.”
- Hadist Rasulullah saw : “Saling memberi HADIAHLAH kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.”
- Hadits: “Barangsiapa yang tidak mensyukuri nikmat yg SEDIKIT, maka ia tidak akan bisa mensyukuri nikmat yg BANYAK. Barangsiapa yang tidak bisa bersyukur kepada orang, maka ia tidak akan bisa bersyukur kepada Allah. Membicarakan nikmat Allah adalah sama dengan BERSYUKUR.”
- Hadits: “Siapa saja yang membeli barang CURIAN, sementara ia TAHU bahwa itu barang curian, maka ia telah BERSERIKAT dalam dosa dan aibnya.”
- Hadits: “Sesungguhnya para PEDAGANG (Pebisnis) itu akan dibangkitkan pada Hari Kiamat kelak sebagai orang yang suka berbuat KEJI, kecuali orang yang BERTAQWA kepada Allah, berbuat BAIK dan JUJUR.”
- Rasulullah saw bersabda, “Jika kamu membeli sesuatu, janganlah engkau jual hingga kamu memegangnya (diserahkan kepadamu).” [HR Ahmad]
- diriwayatkan dari Aisyah ra. : aku berkata, “wahai Rasulullah ! aku mempunyai dua tetangga, dan aku ingin tahu, siapa diantara mereka yang (lebih berhak) untuk ku beri hadiah”. Nabi Muhammad Saw menjawab, “orang yang pintunya lebih dekat denganmu”.
- Hadits Rasulullah: “Jika kamu menjual, maka katakanlah TIDAK ADA kecurangan. Kemudian dalam setiap barang yang kamu beli, kamu memiliki hak untuk memilih (meneruskan akad atau membatalkannya) selama TIGA MALAM. Jika kamu menerima, maka pertahankan. Jika kamu tidak suka, maka kembalikan ke pemiliknya.”
- Dikatakan kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, penghasilan apa yang PALING BAIK? Beliau menjawab, ‘Pekerjaan seorang laki-laki dengan TANGANNYA dan setiap JUAL BELI yang Mabrur (yang diterima).”
- Hadist: “Seorang Muslim adalah SAUDARA bagi Muslim yang lain. Tidak halal seorang Muslim menjual sesuatu kepada saudaranya, kecuali dia MENJELASKAN barang jualannya tersebut kepada saudaranya itu.”
- Surat Ali ‘Imran ayat 133: “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,”
- Hadits: “BERSEGERALAH beramal sebelum datang berbagai fitnah laksana potongan-potongan malam yang gelap. (Saat itu) di pagi hari seseorang beriman tapi di sore harinya ia menjadi kafir. Di sore hari seseorang beriman tapi di pagi harinya ia menjadi kafir. Ia MENJUAL agamanya dengan HARGA MURAH.”
- BERSEGERA MELAKSANAKAN SYARIAH : Al Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abi’ Aufa, beliau berkata : “Kami ditimpa kelaparan pada beberapa malam saat perang Khaibar, dan kami menemukan keledai kampung, lalu kami menyembelihnya. Maka ketika kuali telah mendidih, mendadak berteriak juru bicara Rasulullah saw, ‘Matikan kuali itu dan kalian jangan makan daging keledai jinak itu sedikit pun.” ——
- Al Bukhari meriwayatkan dari Anas bin Malik, beliau berkata, “Suatu hari aku memberi minum… Kemudian ada seseorang yang datang, ia berkata, ‘Sesungguhnya Khamr telah diharamkan’ Maka Abu Thalhah berkata, “Wahai Anas, berdirilah dan pecahkanlah kendi itu!” Anas berkata, “Maka SEKETIKA aku pun berdiri mengambil tempat penumbuk biji-bijian milik kami, lalu memukul kendi itu pada bagian bawahnya, hingga pecahlah kendi itu.”
- “Semoga Allah merahmati Wanita yang hijrah pertama kali, ketika Allah menurunkan firman-Nya, ‘Dan hendaklah mereka mengenakan kain kerudung mereka diulurkan ke kerah baju mereka.’ (TQS an-Nur : 31). Maka kaum wanita itu SEKETIKA merobek kain sarung mereka untuk dijadikan kerudung dan menutup kepala mereka dengannya.”
- Hadits: Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang tegar di jalan kebenaran hingga keputusan Allah datang kepada mereka, dan mereka selalu tegar dalam jalan kebenaran
- Hadits : “Barangsiapa membuat contoh yang BAIK, kemudian itu menjadi teladan, maka ia akan mendapatkan PAHALA amalnya secara sempurna beserta pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa membuat contoh yang BURUK, kemudian itu menjadi teladan, maka ia akan mendapatkan DOSA dari perbuatannya secara sempurna beserta dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.”
- Ayat: “Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu.” [TQS al-Maidah : 1]
- Hadist: Takutlah pada zina, karena sesungguhnya dalam zina ada enam perkara (azab), tiga di dunia dan tiga di alhirat. tiga perkara di dunia: hilangnya wibawa,pendeknya umur, dan menjadi miskin selamanya. tiga perkara di akhirat, adalah, murka Allah’ jeleknya hisaban dan siksa neraka
- Hadits: “Diangkat pena dari tiga golongan; dari orang yang TIDUR hingga dia bangun, dari anak KECIL hingga dia baligh, dan dari orang GILA hingga dia berakal waras.”
- Hadits: “Seorang mukmin tidak akan kenyang dari KEBAIKAN yang ia dengar sampai tempat berakhirnya adalah jannah.”
- Hadits: “Siapa saja yang mengambil HAK seseorang Muslim dengan tangannya, sungguh Allah telah mewajibkan baginya NERAKA dan mengharamkan baginya SURGA.” Maka seorang laki-laki bertanya, “Meskipun sesuatu yang sepele, ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Meskipun hanya sebuah tongkat dari kayu”. Beliau mengucapkannya sebanyak tiga kali.
- Tiga hal yang melalaikan manusia : 1. Betapa banyak manusia yang dihukum secara berangsur-angsur melalui KESENANGAN yang diberikan kepadanya. 2. Betapa banyak manusia yang mendapat cobaan melalui PUJIAN orang lain kepadanya. 3. Betapa banyak manusia yang terpedaya karena KELEMAHANNYA disembunyikan oleh Allah SWT.
- Ali bin abi Thalib: “Akibat maksiat adalah lemah dalam IBADAH, sempit dalam RIZKI, berkurang lezatnya KEHIDUPAN.” Lalu ditanyakan kepadanya, apa yang dia maksud berkurang lezatnya kehidupan? Beliau ra. menjawab: “Tidak merasakan nikmat pada yang halal, namun akhirnya dia mendapatkan yang mengakibatkan habisnya kenikmatan itu.”
- Hadits: “Tidak boleh HASAD (iri) kecuali dalam dua perkara; (terhadap) seseorang yang Allah berikan HARTA lalu dia pergunakan harta tersebut di jalan kebenaran, dan (terhadap) seseorang yang Allah berikan ILMU lalu dia mengamalkannya dan mengajarkannya kepada orang lain.”
- hadits: “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari kesombongan.” Seorang laki-laki bertanya, “Sesungguhnya laki-laki menyukai baju dan sandalnya bagus (apakah ini termasuk kesombongan)?” Beliau menjawab: “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.”
- Hadits : “Seseorang itu bergantung pada agama sahabatnya. Karena itu, hendaklah salah seorang diantara kalian memperhatikan dengan siapa ia bersahabat.”
- QS Luqman ayat 18 “Dan janganlah memalingkan muka dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”
- 3 pondasi perniagaan yang tidak pernah merugi: sholat, baca alqur’an dan sedekah
- Ayat: Katakanlah: “Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.
- [Ali bin Abi Thalib r.a]: “Bukanlah kebaikan itu dengan banyaknya HARTA dan ANAK, tapi dengan banyaknya ILMU, besarnya kesabaran, mengungguli orang lain dalam ibadahnya, apabila berbuat kebaikan dia bersyukur, dan bila berbuat kesalahan (dosa) dia beristighfar kepada Allah.”
- Hadits: “Tidak halal bagi seseorang yang menghibahkan sesuatu, lalu dia menariknya kembali, kecuali orang tua terhadap apa yang dia berikan kepada anaknya. Perumpamaan orang yang memberikan pemberian, lalu dia menariknya kembali seperti anjing makan, jika sudah kenyang, maka dia pun muntah, kemudian dia menjilati muntahnya sendiri.”
- Ayat: Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang., Lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berfikir.
- Hadits: “Barangsiapa DUNIA menjadi obsesinya, Allah memecah belah urusannya, menjadikan kefakiran didepannya, dan dunia tidak datang kepadanya KECUALI sebatas yang ditentukan baginya. Barangsiapa AKHIRAT menjadi niatnya, Allah menyatukan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia datang kepadanya dalam keadaan tunduk.”
- Hadits: “Seseorang yang kurang AMALAN-AMALANNYA, maka Allah akan menimpanya dengan kegelisahan dan kesedihan.”
- Hadits: “Siapa saja yang ditanya tentang suatu ILMU yang dia ketahui, lalu dia menutup-nutupinya, maka dia akan dicambuk pada hari Kiamat dengan cemeti dari api neraka.”
- Hadits:, “Sesungguhnya umatku yang BANGKRUT adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan membawa pahala shalat, puasa dan zakat, tetapi dia sering : ¤ Mencaci maki ¤ Menuduh/memfitnah ¤ Memakan harta orang lain (korupsi dll) ¤ Membunuh ¤ Memukul/menyiksa Pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dr mereka hingga pahala (sholat, puasa, zakat)-nya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang blm dipenuhi. Lalu, dosa dari setiap orang dr mereka (yg didzolimi) diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke NERAKA.”
- Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT membenci orang yang berhati kasar, sombong, angkuh, bersuara keras di pasar-pasar (tempat umum) pada malam hari serupa bangkai dan pada siang hari serupa keledai, MENGETAHUI urusan-urusan DUNIA tetapi JAHIL (BODOH) urusan AKHIRAT.”
- Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: “Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadap kamu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu”. Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: “Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu; sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah”. Dan Allah sangat keras siksa-Nya. (QS. AL ANFAAL:48)
- Fatimah (putri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah saw melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau saw mengatakan kepadanya, “Putriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan hati Rabb-mu, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan RIZKI setiap harinya pada waktu antara mulainya SUBUH sampai TERBITNYA matahari.”
- Hadits: “Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yg akan berguna bagiku dari sisi Allah.” Nabi saw lalu bersabda : “Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul.”
- Hadits :Barangsiapa yg bangun di pagi hari dan hanya dunia yg di pikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat HAK ALLAH dalam dirinya, maka ALLAH akan menanamkan 4 macam penyakit padanya :1. Kebingungan yang tiada putus-putusnya.2. Kesibukan yang tidak pernah jelas akhirnya. 3. Kebutuhan yang tidak pernah merasa terpenuhi. 4. Khayalan yang tidak berujung wujudnya.
- Hadits : “Bersegeralah kamu untuk melakukan AMAL-AMAL SHALIH karena akan terjadi suatu bencana yang menyerupai malam yg gelap gulita dimana ada seseorang dipagi hari ia beriman tapi pada waktu sore menjadi kafir, pada waktu sore ia beriman tapi pada waktu pagi menjadi kafir, ia rela menukar agamanya dengan HARGA MURAH di dunia.”
- “Bersegeralah kalian untuk BERAMAL sebelum datangnya tujuh hal, apa yg kalian nantikan kecuali : - Kemiskinan yg dapat melupakan - Kekayaan yg dapat menyombongkan - Sakit yg dapat mengendorkan - Tua renta yg dapat melemahkan - Mati yg dapat menyudahi segalanya - Menunggu datangnya Dajjal padahal ia adalah sejelek-jeleknya yg ditunggu - Menunggu datangnya kiamat padahal kiamat adalah sesuatu yg sangat berat dan menakutkan
- “Barangsiapa meniti jalan untuk MENUNTUT ILMU, maka Allah akan mempermudah jalannya ke SURGA. Sungguh, para Malaikat merendahkan sayapnya sebagai keridhoan kepada penuntut ilmu. Orang yang berilmu akan dimintakan MAAF oleh penduduk langit dan bumi hingga ikan yang ada didasar laut.”
- Hadits: Jika seorang dari kalian memberi HUTANG lalu (yang berhutang) memberi HADIAH kepadanya atau membawanya di atas KENDARAANNYA maka jangan ia menaikinya dan jangan menerima hadiah itu, kecuali yang seperti itu biasa terjadi diantara keduanya sebelum utang piutang itu.
- Hadits Rasulullah Saw, “semoga kasih sayang Allah dilimpahkan kepada orang yang bersikap lemah lembut pada saat membeli, menjual, dan meminta kembali uangnya”.
- “Sesungguhnya dosa terbesar di sisi Allah yang akan dibawa seorang hamba bertemu dengan-Nya setelah dosa-dosa besar yang telah Allah larang adalah seseorang meninggal dalam keadaan menanggung HUTANG yang tidak mampu ia LUNASI.”
- Do’a Rasulullah agar terhindar dari dosa dan hutang
- Kumpulan hadits shohih tentang senyum
- Hadist: larangan mengambil yang bukan hak milik
- Hadist: hutang sebagai penghalang hisab
- Hadist tentang hutang
- Manusia wafat setelah sempurna rezekinya, maka bersungguh-sungguhlah
- Barangsiapa menghidupkan lahan mati maka lahan itu untuk dia.
- Mencari rezeki yang halal adalah wajib sesudah menunaikan yang fardhu
- Hadits: Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu pagi hari mereka (bangun fajar)
- Pertahankanlah pintu rezeki yang telah Allah bukakan
- Hadits: Allah mengampuni orang yang kelelahan mencari nafkah
- Dosa terhapus ketika bersusah-payah mencari nafkah
- Hadits menyebutkan Allah menyukai hambanya yang bersusah payah
- Hadits tentang rezeki pagi
- hadits tentang 9 pintu rizki dalam perdagangan
- Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali dalam keadaan asing
- Setiap kebaikan adalah sedekah
- Do’a minta kecukupan rezeki
- Setiap kebaikan adalah shadaqah
- Pahala sunnah di zaman ini senilai 50 kali pahala sahabat zaman Rasulullah
- Selesaikan urusan orang lain, maka Allah menyelesaikan urusanmu
- Larangan memanfaatkan jabatan
- Temuilah saudaramu dengan wajah ceria
- Barang yang didapat dari menzalimi saudara
- Mayit itu diikuti oleh tiga, dua kembali dan satu yang tetap bersamanya
- Pebisnis yang JUJUR dan TERPERCAYA akan bersama para Syuhada
- 3 macam orang yang akan dituntut di hari kiamat
- Makanlah dari hasil keringat sendiri
- Jika tidak ridho atas jual beli, batalkanlah sebelum 3 malam
- Hadits membilas jualbeli yang kotor
- Keuntungan dari menjadi teladan
- Ya Allah, jadikanlah dunia di tangan kami, bukan di hati kami..
- Hadits tentang memberi petunjuk atas kebaikan
- Bisnis syar’ie harus berdasarkan azas saling rela
- Do’a sholat dhuha
- Hadits: Silaturahmi membuka pintu rezeki
- “Dan terhadap nikmat Rabbmu, hendaklah engkau ceritakan.”
- Bentengi harta dengan sedekah
- Do’a malaikat bagi ahli sedekah
- keutamaan Wajah menarik dan akhlak yang baik
- Rizki di dunia dan balasan di akhirat
- Hadits tentang sikap mukmin terhadap dosa
- Hadits tentang manfaat sedekah
- Ilmu lebih baik daripada harta
- EMPAT kebaikan tertentu yg paling berat dilakukan
- Renungan oleh Ali bin Abi Thalib
- Hadits menyebutkan lebih baik menjadi orang kaya
- Tidaklah seorang mukmin terperosok dua kali pada lubang yang sama
- Hadits tentang pergaulan
- Hadits tentang rasa aman di hari kiamat
- Larangan mengambil untung dari pinjaman (di luar kerjasama bagi hasil)
- Silaturahmi melapangkan rezeki
- hadits tentang tolong-menolong & menutupi aib sesama muslim
- Hadits tentang dengki terhadap harta dan ilmu orang lain
- hadits tentang sholat isya dan subuh berjamaah
- Hadist tentang kesulitan dan kesenangan orang beriman
- Hadits Menundukkan Dunia
- Janganlah dunia menjadi obsesi
- hadits tentang Berprasangka baik terhadap Allah
- Tegar dan ikhlaslah dalam menjalani hidup
- keutamaan bekerja dengan hasil keringat sendiri
