Abu Dawud

Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih pada manusia.” (HR. Abu Daud)

Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih pada manusia.” (HR. Abu Daud)

“Barangsiapa meninggal dunia sedangkan ia berhutang puasa, maka puasanya ditanggung keluarganya.

(Hsdits Riwayat Abu Daud)

Apabila salah seorang mendoakan saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui oleh yg didoakan, para malaikat berkata, “Amin, semoga engkau memperoleh pula sebagaimana yg engkau doakan itu.”

(HR Muslim & Abu Dawud)

“Seorang mukmin adalah cermin mukmin yang lain. Seorang mukmin adalah SAUDARA mukmin yang lain, dimana saja ia bertemu dengannya, ia akan mencegah tindakan mencemari kehormatan saudaranya dan akan melindunginya dari baliknya.”

[Hadits Riwayat Abu Dawud dan Bukhari]

“Menunda-nunda (pembayaran hutang) dari orang yang mampu akan menghalalkan kehormatan dan hukumannya.”

[Hadits Riwayat Bukhari dan Abu Dawud]

“Janganlah engkau menyepelekan kebaikan sedikitpun meski sekadar menuangkan air dari ember timbamu ke bejana orang yang meminta air, dan meski sekadar berbicara dengan saudaramu dengan wajah yang berseri-seri.”

[HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan an-Nasa'i]

“Tangan di atas (memberi) itu lebih baik daripada tangan di bawah (meminta). Mulailah (pemberian nafkah itu) dari orang yg menjadi tanggunganmu, dan sebaik-baik sedekah adalah dari harta orang yang berkecukupan.”

[Hadits Riwayat Bukhari, Muslim, Nasa'i, Abu Dawud, Ahmad dan ad-Darimi]

“Sungguh Allah akan mencabut rasa takut pada hati musuh kalian dan sungguh Allah akan menghunjamkan pada hati kalian penyakit wahn.” Seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah wahn itu?” Beliau saw menjawab, “Cinta kepada dunia dan takut mati.”

[Hadits Riwayat Abu Daud dan Ahmad]

“Org yg selalu mbaca istighfar, Allah akan hilangkan keresahan yg ia rasakan, melapangkan kesempitan yg menimpanya & akan memberikan rizki tanpa disangka-sangka”

(HR.Al Baihaqi, Abu Dawud &Ibnu Majah) ‘Berkat’, Berkah & Pejuang LKP HTI.

“Janganlah kamu mengagumi orang yang memperoleh harta dari yang haram. Sesungguhnya bila dia menafkahkannya atau bersedekah maka tidak akan diterima oleh Allah dan bila disimpan hartanya tidak akan berkah. Bila tersisa hartanya akan menjadi bekalnya di neraka.”

[Hadits Riwayat Abu Dawud]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.196 pengikut lainnya.